oleh

Kejari Depok Diminta Tuntaskan Penanganan Kasus Dugaan Korupsi Dana BOS di SMA N 2 dan 4 Depok

POSKOTA.CO – Kasus dugaan korupsi dana BOS siswa yang terjadi di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA N) 2 dan 4 Kota Depok tahun anggaran 2019 – 2020 yang diperkirakan mencapai ratusan juta yang telah dilaporkan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kapok dan LSM STN Depok ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Depok setahun lalu untuk ditangani secara tuntas dan transparan.

“Kami berharap jajaran Kejari Depok berani menuntaskan dugaan kasus korupsi dana Bos di SMA N 2 dan 4 Kota Depok. Jangan dipetieskan dan didiamkan saja, karena menjadi pekerjaan rumah yang harus ditangani pihak penegak hukum, ” kata Ketua LSM Kapok Kasno didampingi Ketua LSM STN, Pardonk saat mengelar aksi demo di depan Kantor Kejari Depok, Senin (25/01/2022).

Aksi demo menuntut pihak Kejari Depok menyelesaikan dan menuntaskan dugaan korupsi dana BOS di dua SMA Negeri di Kota Depok yang diduga melibatkan oknim kepala sekolah, guru dan lainnya bukan cerita baru. Terlebih kasus itu sudah dilaporkan ke pihak Kejari Depok dengan beberapa kelengkapan atau bukti yang ada.

Pihak Kejari Depok dinilai cukup bagus kerja selama ini, imbuh dia, tapi dalam kasus dugaan korupsi dana BOS SMA N 2 dan 4 Depok tindak lanjutnya dinilai lelet bahkan  melehoy karena sampai saat ini belum ada keterbukaan hasil penyidikan dan pemeriksaan terkait laporan masyarakat atas dugaan korupsi tersebut.

Aksi demo yang dilaksanakan di depan kantor Kejari Depok dilakukan puluhan orang dengan membakar sepuluh ban bekas dan membuang  jeroan dan daging ayam persis di pintu masuk gedung Kejari Depok.

Menurut dia, dirinya sebagai pelapor dugaan korupsi dana BOS tahun 2019 – 2020 di SMA N 2 dan 4 Depok sekitar  bulan Oktober 2021 sudah dimintai keterangan oleh Pidsus Kejari Depok terkait laporan dugaan korupsi tanggal 12 Agustus 2021 tapi sampai saat ini belum ada tindak lanjut dan perkembangan.

Pihaknya akan kembali akan mengelar aksi demo di Kejari Depok jika belum ada penjelasan dan perkembangan lebih besar lagi di masa mendatang, tambah Pardonk. (anton/fs)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *