POSKOTA.CO – Siapa yang tak kenal Pancake? Kuliner berbahan dasar tepung terigu, itu kini jadi perburuan para pecinta kuliner yang marak bertebaran di seantero Nusantara, khususnya Jabodetabek. Kalau dulu orang hanya menikmatinya sambil menyeruput teh hangat, kini Pancake telah berkembang secara inovatif.
Pancake kini bisa disajikan dengan topping Es krim atau Fla Coklat dan Vanila, bahkan kini sedang marak dengan Pancake Durian, makin terasa nikmat.
D&D Pancake Durian adalah salah satu pembuat pancake spesialis berbasis buah mahal bernama durian nan andal. D&D adalah kepanjangan dari nama pemiliknya sendiri, duo bersaudara Defita dan Denela. Kakak beradik yang masih muda belia dan cantik ini telah membuat dan memasarkan Pancake Durian sejak 4 tahun silam di kawasan Kota Hujan Bogor.
Kenapa durian? Yang pasti, duo wanita kreatif berhijab ini memang pecinta durian. Berburu kuliner durian pun rajin mereka lakoni. Sampai suatu saat mereka mencicipi Pancake Durian di satu tempat, terbersit dibenaknya untuk membuatnya sendiri. Dengan beberapa kali mencoba dan dirasa pas rasanya dengan Pancake yang mereka pernah beli, barulah D&D memasarkan ke lingkungan teman kerja.
Bahkan setiap akhir pekan, mereka mulai berani berjualan di “Pasar Subuh” dengan mobil. “Alhamdulillah, setiap minggu terjual 150-200 potong kue,” jelas Defita. Hingga akhirnya, pelanggan Pancakenya meminta dibuatkan di hari weekday. Mengingat mereka berdua bekerja, maka pesanan harus diambil ke rumah D&D.
Lambat laun, pelanggan terus bertambah, setelah mereka mempromosikan Pancakenya di Facebook dan Instagram. “Saya meilihat bahwa pecinta Pancake Durian sangat banyak, hingga luar kota Bogor, akhirnya saya mulai konsen penuh tentang kuliner ini dengan membuka toko Pancake D&D di kawasan Bogor. Alhamdulillah, pesanan terus bertambah hingga ke Bandung dan kota besar lainnya,” kenang Denela.
Di konter mini yang terletak di badan jalan Baungbaung yang beken sebagai zona kuliner Kota Bogor, D&D pun mulai bereksperimen mengembangkan menu-menu lain yang masih berhubungan dengan durian, seperti ‘Pancake Durian Original’, ‘Pancake Durian Strawberry’ dan ‘Pancake Oreo’. Maksudnya, Tepung Pancake-nya dilapisi krim rasa strawberry dan ada tambahan Oreonya.
Harganya pun terbilang bersaing. Untuk ‘Pancake Durian’ dijual seharga Rp 10.000. Ada pula ‘Pancake Ice Cream’, ‘Lumpia Durian’ plus Ice Cream dijajakan dengan harga Rp 15.000.
Untuk minumannya, D&D menyajikan produk andalan ‘Durian Vanila Cincau’ dengan topping Ice Cream seharga Rp 15.000, ‘Ice Durian Dessert’ (Durian dengan topping jelly) Rp 15.000 dan ada juga ‘Durian Caramel Pudding’ Rp 10.000.
D&D Pancake Durian dibuka saban hari, dari Senin sampai hari Minggu. Waktunya, dari pukul 10.00 hingga malam jam 21.00.
Kini, D&D sudah mampu menjual lebih dari 3000 potong Pancake/bulan. Belum lagi untuk pesanan ulang tahun, acara arisan atau acara keluarga di luar kota Bogor. “Mereka harus order sehari sebelumnya dan untuk wilayah Bogor saja kami delivery tanpa ongkos kirim,” papar Defita, wanita jebolan Sarjana Agribisnis Institut Pertanian Bogor (IPB).
Bagi orang yang tak menyukai durian, nggak usah galau. Di resto mini namun ditata rapi dan artistik, ini disediankan pula makanan ringan seperti siomay goreng, Tangsis (Kentang n Sosis) dan Bola-bola Makaroni.
Untuk durian, duo bersaudara ini memang tak henti melakukan inovasi menu. Bahkan kini, mereka berhasil menciptakan Tart berbasis durian. “Kami juga menerima pesanan Tart Durian, yakni kue Tart dengan full daging durian dan dicetak dengan desain seperti buah durian. Untuk Tart ini harus pesan lima hari sebelumnya. Untuk ukuran Loyang 28 cm dijual seharga Rp. 200.000,“ jelas Denela yang kini masih mengerjakan skripsi jurusan Manajemen IPB.
Kalau dulu mereka sempat dilarang menjual Pancake oleh orang tua mereka lantaran menganggu aktivitas kuliah dan kerja masing-masing, kini dengan adanya mini resto D&D dan pesanan terus bertambah, maka kini orang tua berbalik 180 derajat mendukung dan mensupport penuh untuk bisnis kulinernya ini. *** Hakim







Komentar