oleh

UKW MINIMALKAN WARTAWAN ABAL-ABAL

WARTAWANPOSKOTA.CO – Ketua Persatuan Wartawan Indonesia Kalimantan Tengah, Sutransyah mengatakan uji kompetensi wartawan dapat meminimalkan keberadaan wartawan abal-abal di daerah tersebut.

“Uji kompetensi wartawan (UKW) untuk menghindari wartawan yang di bilang abal-abal. Selain itu juga untuk menepis hal-hal yang dikeluhkan masyarakat,” katanya di Palangka Raya, Sabtu.

Sertifikasi itu sebagai bukti bahwa wartawan yang bersangkutan profesional dan andal. Sertifikan juga membantu masyarakat dan dalam mencari tahu identitas jurnalis yang sebenarnya karena memiliki tanda pengenal seperti kartu pers, kartu PWI dan kartu UKW.

“Kalau wartawan itu cuma abal-abal, tidak profesional, tidak andal dan cuma nengok-nengok saja, kasihan masyarakat,” katanya.

Saat dikonfirmasi terkait keberadaan wartawan abal-abal ia mengaku bahwa pihaknya belum mendapat informasi bahwa di wilayah tersebut ada wartawan seperti itu.

“Oknum wartawan seperti itu mungkin saja ada tapi kita belum ada informasi dari masyarakat. Untuk mencegah itu, uji kompetensi wartawan menjadi jawabannya,” katanya.

Sutransyah mengatakan, program utama PWI Kalteng adalah membentuk profesional jurnalis yang bekerja di berbagai media cetak dan elektronik, salah satunya dibuktikan dengan kartu UKW.

“Hampir 50 persen dari 425 wartawan yang terdaftar sudah UKW. Peserta Pekan Olah Raga Wartawan Daerah (Porwada) juga hampir 60 persen lulus UKW. Nanti bagi mereka yang masuk Porwanas harus segera mengikuti uji kompetensi,” katanya.

Porwada SIWO PWI Provinsi Kalimantan Tengah diikuti sekitar 260 atlet yang semuanya merupakan insan pers yang tersebar di satu kota dan 13 kabupaten di Kalteng.

Kegiatan ini dilaksanakan untuk menjaring atlet bagi persiapan menghadapi Pekan Olahraga Wartawan Nasional (Porwanas) di Bandung Jawa Barat pada 2016. Semua atlet yang lulus seleksi ini diharapkan dapat menyumbang prestasi yang terbaik bagi Kalteng.

“Bagi wartawan yang belum memiliki kartu pers dan mengikuti UKW khususnya peserta yang lolos seleksi Porwada saya minta segera mendaftarkan ke PWI karena syarat ikut Porwanas harus memiliki kartu anggota PWI dan sudah mengikuti UKW,” katanya.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *