oleh

TERJADI ANARKIS TNI LANGSUNG TURUN TANGAN

Simulasi pencegahan aksi radikal
Simulasi pencegahan aksi radikal

POSKOTA.CO – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Deddi Kusnadi Thamim menginstruksikan jajaran TNI di Jabar dan Banten untuk bertindak cepat, tegas dan taktis untuk mengamankan aksi anarkis yang akan mengganggu Pemilu Presiden 2014.

“Bila ada aksi anarkis, jangan tunggu polisi. Apalagi bila jarak polisi ke lokasi jauh. Kalian yang berada di daerah boleh melakukan pengamanan agar pelaku tidak menjadi anarkis,” kata Pangdam Siliwangi pada Apel Gabungan Kesiapan dan Pergeseran Pasukan Pengamanan Pemilu Presiden 2014 di Lapangan Gasibu Kota Bandung, Senin.

Ia menyatakan, TNI di Jabar dan Banten jangan ragu untuk melawan dan meredam kelompok manapun yang berniat untuk mengacaukan pelaksanaan Pemilu 2014.

Simulasi penanganan kampanye
Simulasi penanganan kampanye

Pangdam menyebutkan, langkah taktis itu merupakan arahan dan perintah langsung dari Panglima TNI Jenderal Moeldoko terkait dengan protap pengamanan Pemilu Presiden 2014, 9 Juli 2014.

“Jangan ragu membantu kepolisian dalam melakukan pengamanan ini dan tetap mengingikuti protap pengamanan yang ada di TNI terkait Pemilu ini,” kata Pangdam.

Apel gabungan tersebut dihadiri antara lain Kapolda Jabar Irjen Pol Mochamad Iriawan, Gubernur Jabar Ahmad Heryawan, Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, Ketua KPU Jabar Yayat Hidayat, Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Mashudi, dan Wali Kota Bandung H Ridwan Kamil.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *