
Dari operasi ini sebanyak 12 orang yang disinyalir melakukan praktek percaloan diamankan, lalu diberikan pengarahan dan membuat surat pernyataan agar tidak mengulangi aksi percaloan di samsat Jakarta Timur.
Untuk mengantisipasi aksi para calo kanit menempatkan petugas piket di pos pantau yang disediakan, ada tiga titik pos pantau untuk mengawasi gerak-gerik oknum calo yang biasanya mangkal sambil menawarkan jasa, yaitu pos pantau di pintu masuk samsat, pos pantau di pintu loby dan pos pantau di sekitar parkiran.
Apabila ada gerak-gerik orang yang mencurigakan maka dengan sigap petugas akan langsung mengamankan. “Kami tak peduli siapa yang bikin resah di areal ini saya tindak,” ungkap AKP Mulyono.
Para calo sering merugikan masyarakat wajib pajak. Banyak melakukan pekerjaan sembrono dan lalai sehingga berkas tersebut tidak dapat diproses dan calo yang mengurus kabur atau lepas tangging jawab, maka petugaslah yang harus turun tangan menyelesaikannya.
Baur cek fisik Aiptu Hadi optimis aksi para calo di samsat Jakarta Timur dapat terus ditekan (yori)







Komentar