
POSKOTA.CO – Tim Pemenangan Pasangan Capres-Cawapres, Joko Widodo-Jusuf Kalla memberikan apresiasi atas kerja “total football” para relawan karena mampu melawan skenario penggelembungan suara.
“Relawan tak hanya menjadi kekuatan utama pemenangan, namun juga menjadi pengawal suara rakyat dengan menangkal berbagai bentuk manipulasi,” kata Juru Bicara Tim Pemenangan Jokowi-JK, Hasto Kristiyanto, di Jakarta, Minggu.
Hasto memaparkan bagaimana para relawan secara aktif mengawasi setiap tahapan penghitungan suara yang dilakukan secara berjenjang. Hasilnya, mereka terbukti mampu menjadi benteng yang tangguh dari berbagai bentuk manipulasi penggelembungan suara.
“Relawan yang militan seperti inilah yang tidak dimiliki kubu Prabowo-Hatta. Sebab mereka masih menggunakan jurus lama, dengan penuh tuduhan kasar yang meresahkan,” kata Hasto.
Relawan Jokowi-JK pun semakin solid, bahkan mereka kini mendapatkan dukungan dari “tangan-tangan yang tidak nampak” yang menolak berbagai skenario curang penggelembungan suara.
Skenario itu antara lain merusak surat suara Jokowi, menggunakan surat suara sisa, memanipulasi C1 baik dengan photoshop maupun dengan konvensional seperti mengubah perolehan Prabowo-Hatta dari 014 menjadi 814 sebagaimana terjadi di Tangerang, menyewa hacker untuk memanipulasi IT.
Serangan hackers ini akan dirancang khusus, sebagai skenario mengingat politik uang dan kampanye hitam untuk menggurangi suara Jokowi-JK ternyata hasilnya tidak sedahyat yang diharapkan.
Atas dasar hal tersebut, Hasto menegaskan bahwa suara rakyat yang berdaulat adalah hukum tertinggi dalam demokrasi.
“Kami percaya bahwa KPU, Bawaslu, dan DKPP, akan menjadi benteng demokrasi. Ditengah serangan masif terhadap Jokowi, rakyat ternyata menjadi hakim terbaik yang memenangkan Jokowi,” kata Hasto.







Komentar