KPK Seperti Tak Mendapat Perlindungan Negara

kpkPOSKOTA.CO – Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK Priharsa Nugraha mengungkapkan, yang dilakukan oleh KPK selama ini menjalankan amanat undang-undang, tapi seperti tidak mendapatkan perlindungan dari negara.

Priharsa mengungkapkan hal itu menyikapi serangan yang bertubi-tubi yang dibidikkan ke lembaga KPK, namun pimpinan negara terkesan membiarkan. Padahal, seorang pimpinan seharusnya bsegera menyikapi duel maut seri ketiga antara Polri dan KPK.

Ditanya munculnya niat sejumlah pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi untuk mundur jika semua komisioner antirasuah itu menjadi tersangka, masih sekadar wacana. Dikatakan, tak semua pegawai KPK mengetahui rencana tersebut. “Wah soal mundur serentak saya belum tahu,” ungkap Priharsa di Gedung KPK, Jakarta, Jumat (6/2).

Deputi Pencegahan KPK Johan Budi Sapto Pribowo sebelumnya mengatakan saat ini seluruh pimpinan KPK terancam menyandang status tersangka. Bambang Widjojanto sudah jadi tersangka, sementara tiga pimpinan lain telah dilaporkan ke Badan Reserse Kriminal Polri.

Penyidik Polri masih mencari unsur tindak pindana atas laporan yang masuk terkait tiga pimpinan KPK Abraham Samad, Zulkarnain, dan Adnan Pandu Praja.

Meski kebenarannya belum terbukti, pelaporan para pimpinan KPK ke Bareskrim Polri dinilai sebagai ancaman yang bakal melumpuhkan KPK. Bahkan, kata Johan, beberapa pegawai KPK siap menggantungkan identitas dan membubarkan diri jika semua pimpinan KPK dinonaktifkan.

“Saya termasuk yang akan menggantungkan identitas. Apa gunanya kalau kami tak bisa melakukan apa-apa, sementara Presiden juga tak melakukan apa-apa,” ujar Johan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *