oleh

KNKT SELIDIKI KECELAKAAN MAUT YANG MENELAN 8 NYAWA

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Komisi Nasional Keselatamatan Transportasi (KNKT) segera menyelidiki penyebab terjadinya kecelakaan maut di jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di Guguk Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman, Sumatera Barat.

“KNKT Sumbar telah menyurati KNKT Pusat soal terjadinya kecelakaan hingga menyebabkan delapan orang meninggal dunia yang terjadi di jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di Guguk Kayu Tanam, Kabupaten Padangpariaman,”kata Kepala Dinas Perhubungan Sumbar, Mudrika di Padang, Rabu.

Ia menjelaskan, dugaan sementara kecelakaan tersebut akibat kelalain sopir minibus travel nomor polisi (Nopol) BM 7522 DW jurusan Duri-Padang. “Sekarang ini Dishub Sumbar masih kerjasama dengan pihak kepolisian untuk mengungkap kasus tabrakan tersebut,”ujarnya.

Dishub Sumbar akan koordinasi dengan Dishub Pekanbaru untuk menanyatakan serta izin trayek minibus travel tersebut. “Sesuai dengan nomor plat mobil tersebut mobil itu merupakan domisili Pekanbaru, makanya kami meminta bantuan Dishub setempat untuk mencek izin trayek.

“Dishub berhak menindak tegas minibus travel tersebut jika ada izin trayek,”tegas Mudrika.

Sementara itu Kabid.Humas Polda Sumbar, AKBP Syamsi menyatakan Polres Padangpariaman masih melakukan penyelidikan dan pengembangan terhadap kasus tabrakan maut di jalan lintas Padang-Bukittinggi, tepatnya di Guguk Kayu Tanam.

“Kasus tersebut dalam penyelidikan Satuan Lalu lintas Polres Padangpariaman,”katanya. Ia menjelaskan, penyidik Sat.lantas Polres Padangpariaman telah meminta keterangan sejumlah saksi terkait kasus itu.

“Hingga saat ini belum ada ditetapkan tersangka dalam kasus tabrakan maut tersebut,”ujarnya.

Berdasarkan keterangan sementara dari saksi, peristriwa kecelakaan itu berawal dari Bus travel melaju dari arah Pekanbaru menuju Padang.

“Di saat bersamaan melaju pula minibus Grand Max nopol BA 1789 FK dari arah berlawanan. Dua mobil itu sempat bersenggolan, namun nahas mobil travel juga menghantam truk fuso Nopol B 9022 UYW yang sedang parkir di bahu jalan,”ungkap Syamsi.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *