oleh

Kasus Kecelakaan Lamborghini Hotman Paris di SP3

lamborgiPOSKOTA.CO- Setelah dilakukan gelar perkara yang dihadiri oleh Inspektur Pengawasan Daerah (Irwasda), bidang hukum, Profesi dan Pengamanan (Propam) dan Satwilantas Jakarta Utara, akhirnya penyidik mengeluarkan surat perintah penghentian enyidikan(SP3) untuk kasus kecelakaan tunggal mobil bok yang melibatkan mobil Lamborghini milik pengacara kondang Hotman Paris.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya, Rikwanto menjelaskan, dalam penyelidikan tersebut disimpulkan kalau kalau truk boks L300 B 9642 BCI mengalami pecah ban, setelah menyalip bus pariwisata.

Akibatnya, mobil bok mengalami oleng dan menabrak pembatas jalan. “Pada saat terguling pertama, sopir dan kernet terlempar keluar dari mobil lewat kaca depan, karena tidak menggunakan sabuk pengaman.

Kemudian, terguling lagi dan mobil berhenti tak jauh dari lokasi terguling pertama. Akibatnya sopir tewas dan kernet luka-luka berat,” jelas Rikwanto.Secara bersamaan, kata Rikwanto muncul mobil Lamborghini yang ditumpangi Hotman Paris.

“Bus pariwisata yang berada di belakang truk boks itu kemudian menikung ke kanan. Akibat menikung ke kanan mobil Lamborghini di belakangnya menabrak belakang bus dan rusak berat,” pungkas Rikwanto.

Sebelumnya, kecelakaan tunggal terjadi di KM 17 Jalan Tol Wiyoto Wiyono, Jakarta Utara, sekitar pukul 05.30, Minggu (5/10).Truk boks L300 B 9642 BCI mengalami pecah ban dan terguling dan mengakibatkan sopir truk bernama Dede Sulaiman tewas ditempat.

Sedangkan, kernet truk bernama Mulyono menderita luka-luka. Disis lain, kecelakaan tersebut juga mengakibatkan mobil Lamborghini B 999 NIP milik Hotman Paris mengalami ringsek dibagian kap depannya.(sapuji)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *