oleh

JELANG LEBARAN POLISI INGATKAN WASPADAI UANG PALSU

Polisi menunjukan uang palsu dan asli
Polisi menunjukan uang palsu dan asli

POSKOTA.CO – Kapolda Sulawesi Tenggara Brigjen Arkian Lubis mengimbau masyarakat setempat mewaspadai peredaran uang palsu menyambut Pemilihan Umum Presiden 9 Juli 2014.

“Segala hal yang diprediksi menjadi pemicu terjadinya kejahatan dan berimplikasi merugikan masyarakat luas menjadi perhatian pihak kepolisian,” kata Kapolda di Kendari, Selasa.

Kejahatan peredaran uang palsu di wilayah Sultra patut diwaspadai karena terbukti sudah beberapa kasus yang terungkap.

Apalagi menghadapi Pilpres yang bisa saja dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab untuk meraih simpati pemilih dengan cara menyerahkan sejumlah uang.

Pedagang juga diharapkan mewaspadai uang palsu yang digunakan konsumen saat belanja dalam suasana puasa Ramadhan.

Modus operandi belanja uang palsu biasanya pelaku belanja uang pecahan bernilai tinggi, seperti Rp100.000 atau Rp50.000.

Oleh karena itu, Bank Indonesia harus melakukan sosialisasi tentang ciri-ciri uang asli dan uang palsu sehingga masyarakat luas memiliki pengetahuan.

Data kasus uang palsu yang diungkap jajaran Polda Sultra periode Januari-Mei 2014 tercatat dua kasus, masing-masing di Kota Bau Bau dan Kabupaten Konawe Selatan sekitar Rp200 juta.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *