oleh

BONEK BRUTAL MERUSAK MOBIL BER PLAT N

simulasi pengamanan bentrok
simulasi pengamanan bentrok

POSKOTA.CO – Kamis malam (5/6) ratusan Bonek Mania diamankan dan diangkut ke Mapolrestabes Surabaya karena melakukan perusakan sejumlah kendaraan berplat B di Kawasan Tol Simo, Sukomanunggal, Surabaya, Jawa Timur.

Kerusuhan terjadi sudah sejak Kamis dini hari tadi. Kejadian bermula saat para Bonek Mania memblokade Jalan Tol Simo, untuk mensweeping suporter Aremania yang akan bertandang ke Petrogres Gresik melewati Kota Surabaya. Bahkan mereka membakar ban di atas jembatan.

Polisi berhasil menghalau dan mengamankan belasan orang. Namun, kerusuhan masih berlanjut. Siang hari, ratusan suporter kembali menyatroni Tol Waru arah Juanda. Mereka membawa senjata tajam dan kayu. Kembali polisi berhasil menghalau ulah nakal para Bonek Mania yang rata-rata berusia tanggung itu.

Tak puas, karena gagal menemukan suporter Aremania, para suporter Persebaya Surabaya ini kembali berulah di Jalan Tol Simo. Kali ini, bentrokan antara aparat kepolisian dan massa Bonek tak terhindari. Sebelum bentrokan pecah, ratusan Bonek Mania memecahi kaca mobil berplat N yang tengah melintas.

Mereka juga sempat melempari polisi dengan molotov karena mencoba menghalau langkah mereka. Bahkan, mobil patroli anggota Polsek Benowo, Aiptu Sunandar juga rusak diamuk massa.

Polisi juga sempat menghalau massa dengan tembakan water canon. “Ada puluhan yang sudah kita amankan. Sejak siang hingga sore hari kita mengamankan 19 dan 12 orang. Sedangkan malam ini ada sekitar 40 orang,” terang Kabag Ops Polrestabes Surabaya, Kompol Sudamiran yang ikut turun ke lapangan.

Dia juga mengatakan, saat peristiwa siang tadi, para Bonek Mania ada yang bawa senjata tajam. “Yang malam ini, kita belum tahu. Yang jelas sudah ada yang bawa senjata untuk blokade tol. Kemungkinan mereka kecewa tidak ketemu Arema dan kembali bikin ulah malam ini,” tandas Sudamiran.

Sementara itu, selain menyiagakan ratusan petugas Sabhara yang terdiri dari Unit Tangkal dan Dalmas, pihak kepolisian juga menyiagakan dua mobil water canon. Tak ketinggalan Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Juanianta juga ikut turun ke lapangan.

Dan hingga malam ini, suasana di Jalan Simo Tambaan, Sukomanunggal, masih mencekam. Petugas kepolisian, selain berjaga-jaga di pinggir jalan, juga mensweeping kampung-kampung. Puluhan orang diamankan dan puluhan motor yang terparkir di kampung-kampung ikut diamankan.

“Kita itu menemukan kendaraan tak bertuan. Ketika kita tanya ke warga, tidak ada yang tahu punya siapa, kemungkinan milik anak-anak (Bonek) yang bentrok tadi,” terang Kapolrestabes Surabaya, Kombes Pol Setija Junianta di lokasi kejadian.

“Kita akan tahu besok siapa yang akan mengambil motor-motor itu, sementara saat ini, motor-motor kami amankan,” lanjut dia.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *