oleh

AHOK MINTA UP SELIDIKI PENYEBAB KEBAKARAN BUS TRANSJAKARTA

Bus karatan
Bus karatan

POSKOTA.CO – Wakil Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama menginstruksikan Unit Pengelola (UP) Transjakarta agar melakukan penyelidikan terkait peristiwa kebakaran salah satu armada bus Transjakarta di depan Halte Masjid Agung Al Azhar, Jakarta Selatan.

“Masa iya barang (bus) baru satu tahun dipakai, tahu-tahu sudah terbakar. Ini harus diselidiki sampai tuntas. Saya jadi ragu sama kualitas bus yang masuk ke sini, jangan-jangan barang KW (tiruan),” kata Basuki di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis.

Terkait peristiwa kebakaran tersebut, dia menduga adanya oknum-oknum yang memang sengaja memasukkan bus-bus dengan kualitas buruk. Dia pun mengaku tidak meragukan produk buatan Tiongkok.

“Saya tidak meragukan produk Tiongkok, karena barang-barang elektronik yang kita pakai disini juga banyak yang buatan Tiongkok. Saya justru mencurigai ada oknum yang sengaja memesan produk bus berkualitas jelek, yang KW, bukan asli,” ujar Basuki.

Oleh karena itu, dia mengaku lebih memilih untuk tidak melakukan pembelian bus pada tahun ini ketimbang memaksakan pembelian namun dengan kualitas barang yang kurang baik.

“Makanya, tahun ini lebih baik kita tidak usah beli bus dulu lah, dari pada memaksakan beli barang jelek dan tidak jelas. Tahun depan baru kita beli bus yang bagus-bagus,” tutur Basuki.

Tahun depan, dia mengungkapkan, setelah PT Transjakarta resmi beroperasi, maka pihaknya akan menentukan standar dan jenis bus yang akan dioperasikan sebagai armada Transjakarta.

“Nanti kita ubah standarnya untuk bus Transjakarta. Kita beli bus-bus yang memang sudah teruji. Buatan Tiongkok pun tidak apa-apa, asalkan kualitasnya betul-betul bagus dan handal,” ungkap Basuki.

Sebuah armada bus Transjakarta jenis gandeng (articulated) terbakar di depan Halte Masjid Agung Al Azhar sekitar pukul 07.30 WIB. Sampai dengan saat ini, masih belum diketahui penyebab terbakarnya bus tersebut.

Bus terbakar yang beroperasi pada rute ekspres Kalideres-Blok M itu merupakan buatan Tiongkok dengan merek Yutong Bus dan pembelian pada tahun anggaran 2013 lalu.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *