oleh

2 PERAMPAS MOTOR BERSENJATA AIRSOFT GUN DITEMBAK KAKINYA

Ilustrasi
Ilustrasi

POSKOTA.CO – Dua perampas sepeda motor yang biasa beraksi memakai senjata jenis airsoft gun terpaksa ditembak kakinya oleh polisi karena melawan saat akan ditangkap.

Kapolrestabes Semarang Komisaris Besar Djihartono di Semarang, Kamis, mengatakan, kedua pelaku tersebut tidak segan melukai korabannya dengan senjata tajam Kedua pelaku yang diamankan tersebut masing-masing Didit Rifqiawan (22) warga Kabupaten Boyolali dan Rahmadinata warga jalan Layur Lapang Gajah, Semarang.

Kedua tersangka yang selalu membawa air softgun untuk menakut-nakuti korbannya itu ditangkap di sebuah rumah kos di kawasan Sawah Besar, Semarang. “Kalau korabannya tidak mau menyerahkan motornya akan dilukai pakai celurit,” katanya.

Adapun air softgun yang digunakan pelaku, lanjut dia, merupakan barang sewaan. Senjata api replika itu disewa dengan harga Rp2 juta per minggu. “Kami masih cari siapa pemilik air softgun ini,” katanya.

Adapun sepeda motor hasil kejahatan, kata dia, berdasarkan pengakuan pelaku dijual dengan harga antara Rp1,5 juta hingga Rp3 juta per unit.
Saat ini, polisi masih memburu sejumlah rekan tersangka yang merupakan bagian dari komplotan pelaku perampasan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *