oleh

Publik Kecam Petugas Avsec Bandara Lempar Orang Gila dari Atas Pesawat

POSKOTA.CO – Publik mengecam tindakan terhadap aksi petugas keamanan bandara Aviation Security (AvSec) yang melempar tubuh pria yang mengalami gangguan jiwa dari atas pesawat hingga terjatuh di landasan yang dianggap tidak manusiawi.

Petugas keamanan mengeluarkan paksa seorang pria diduga mengalami gangguan jiwa yang masuk dalam kabin pesawat Citilink di Bandara Radin Inten II Lampung pada Rabu.

Tindakan petugas keamanan bandara melempar tubuh si pria itu terekam dalam kamera dan beredar luas di media sosial.

Video berdurasi singkat itu terlihat beberapa petugas Aviation Security (AvSec) mengangkat paksa pria diduga gangguan jiwa itu.

Dalam vidio terlihat dari pintu pesawat  petugas melempar tubuh pria hingga tersungkur di landasan terbang.

Setelah tersungkur petugas lainnya yang berada di landasan langsung mengangkat paksa tubuh pria tersebut bahkansempat diseret oleh petugas.

Tangan dan kaki pria berkaos warna hitam dan celana cream itu dipegangi oleh petugas keamanan.

Sedangkan pria tersebut terlihat memberontak saat hendak dibawa oleh petugas.

Banyak warganet yang menyayangkan sikap petugas dalam memperlakukan Orang Dalam Gangguan Jiwa (ODGJ).

Dia tetap manusia bedanya dia gangguan jiwa. Jangan gitu juga kali sampai dibanting. Jangan karena dia gangguan jiwa sampai menghilangkan rasa berperikemanusiaan Anda pak!” kata @da_cko.

Kita lihat koper dibanting saja sebal, ini manusia loh,” ujar @je_areum7.

Petugasnya harus diperiksa tuh. Secara masa iya setega itu banting-banting ODGJ. Saya punya keluarga ODGJ juga, jadi sakit hati lihat ginian,” ungkap @mar33cj.

Jahat banget dibanting, ODGJ juga manusia biasa punya perasaan kenapa harus dibanting. Astagfirullah kasihan ya Allah,” ucap @novi21540792.

“Kasar banget ya Allah, walau itu orang mengidap gangguan jiwa tapi dia kan tetap manusia,” tutur @jaechinguu.

VP Corporate Secretary & CSR Citilink Resty Kusandarina dalam keterangan pers membenarkan insiden tersebut.

Menurutnya pria tak dikenal bukanlah penumpang pesawat milik Citilink pada Rabu (12/8/2020).

“Bukan penumpang kami, melainkan orang yang tidak dikenal dan tanpa sepengetahuan dan seizin pihak keamanan Bandara Radin Inten II,” kata Resty.

Diceritakannya, saat kejadian, pesawat dalam keadaan tidak mengangkut penumpang atau terparkir dan bermalam di Bandara Radin Inten II sehingga tidak menganggu operasional pesawat.

Hasil pemeriksaan kondisi pesawat, tidak ditemukan adanya kerusakan yang dapat mengganggu kenyamanan dan keselamatan penumpang pesawat. (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *