oleh

Peringati Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Gratiskan Semua Angkutan Umum Transjakarta, MRT, dan LRT

JAKARTA – Dalam rangka merayakan Hari Transportasi Nasional, Pemprov DKI Jakarta akan memberlakukan tarif Rp 1 untuk angkutan umum massal milik pemerintah seperti Bus Transjakarta, Kereta MRT dan Kereta LRT Jakarta. Calon penumpang cukup melakukan tap-in pakai kartu e-money, maka untuk perjalanan dekat maupun jauh, saldonya akan terpotong serupiah.

Kebijakan tersebut berlangsung selama satu hari penuh bertepatan dengan peringatan Hari Transportasi yang jatuh pada Kamis besok tanggal 24 April. “Pemberlakuan tarif satu rupiah berlaku pada hari Kamis mulai pukul 05.00 hingga batas waktu operasional angkutan umum yang rata-rata berakhir pukul 24.00,” kata Pramono kepada wartawan, Kamis (23/4).

Pramono Anung menuturkan, kebijakan tersebut diberlakukan untuk mengapresiasi masyarakat sekaligus mendorong peralihan gaya hidup ke penggunaan transportasi publik.
“Pemerintah DKI Jakarta memanfaatkan momen Hari Transportasi Nasional untuk memberi kemudahan masyarakat dalam bertransportasi. Program ini boleh dibilang gratis karena nilai Rp 1 hampir tak ada artinya bagi masyarakat,” jelasnya.

Pramono berharap, masyarakat semakin semakin memanfaatkan fasilitas transportasi yang telah disediakan pemerintah. Melalui semangat tinggi, maka bisa mengubah kebiasaan masyarakat menggunakan transportasi umum yang aman dan nyaman. “Pemerintah Jakarta ingin masyarakat semakin terbiasa menggunakan fasilitas transportasi umum yang dimiliki oleh Pemprov DKI,” kata Pramono.

Selain itu, kebijakan ini juga diharapkan dapat menekan angka kemacetan di Jakarta dan meningkatkan volume pengguna transportasi umum.
“Saya Gubernur Jakarta, mengucapkan selamat Hari Transportasi Nasional pada tanggal 24 April ini. Kepada seluruh warga silakan menikmati program naik angkutan umum gratis,” tandasnya.

Sejumlah warga DKI menyambut positif tarif Rp 1 untuk semua angkutan umum yang dikelola Pemprov Jakarta. “Kami atas nama warga yang rajin naik angkutan umum menyambut gembira program tersebut,” kata Marhasan, warga Kemayoran, Jakarta Pusat.

Sedangkan Yuliningsih juga mengapresiasi kebijakan tersebut. “Alangkah baiknya kalau Pak Pram bersedia memperbanyak program gratis, tidak hanya pada hari libur besar atau perayaan tertentu, melainkan juga tiap Senin atau Jumat agar dimanfaatkan para pekerja kantoran maupun swasta lainnya sehingga mengurangi penggunaan kendaraan pribadi,” usul warga Kembangan, Jakarta Barat. (jo)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *