POSKOTA.CO – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut mengerahkan Kapal Patroli Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) KN Chundamani-P.116 pangkalan PLP Tanjung Perak Surabaya guna mengevakuasi tenggelamnya Kapal Sumber Arum.
Siaran pers yang ditandatangani Kepala Bagian Organisasi dan Humas Ditjen Perhubungan Laut Wisnu Wardana menjelaskanKapal Sumber Alam yang membawa muatan kayu bertolak dari Cekatan Kabupaten Pulau Pisang Kalimantan Tengah menuju Pamekasan Madura dan dilaporkan tenggelam di perairan Taboneo Banjarmasin.
Kepala Pangkalan PLP Tanjung Perak Mulyadi dalam keterangan tertulisnya Minggu (26/4/2020) menjelaskan, berdasarkan keterangan dari Nakhoda dan ABK kapal, musibah terjadi sekitar pukul 02.00 waktu setempat.
Kapal bermula menabrak kayu balok dalam pelayarannya, sehingga bagian haluan mengalami kebocoran dan air masuk kedalam kapal. Tidak berselang lama kapal pun tenggelam.
Setelah menerima informasi selanjutnya pukul 09.00, kapal KN.Chundamani-P.116 menuju lokasi kejadian. Lalu Capt Eko mengintruksikan, peran Sea Rider yang digunakan untuk mencari dan melokalisasi lokasi.
Mulyadi mengungkapkan bahwa kapal yang membawa muatan kayu gelam sebanyak 85 m2 tersebut membawa enam awak kapal. Mereka bertahan menggunakan rakit dari kayu bambu yang ada terombang-ambing di perairan tersebut pada titik koordinat 03°54′ 145″ S /112°42’391″ E TB.
Atantic 10 yang melintas memberikan pertolongan dan para kru kapal dinaikan ke atas kapal tersebut.
Setibanya KN. Chundamani-P.116 para anak buah kapal yang berada di TB. Atantic 10 selanjutnya dilakukan dilakukan pengecekan suhu badan serta serangkaian protokol kesehatan sebelum diangkut dan on board di KN.Chundamani-P.116.
Kapal KM. Sumber Arum berbobot GT 25, panjang 18 meter, mesin 6 cilinder D14 dengan kapasitas BBM 10 drum (pulang-pergi). (d)








Komentar