oleh

Bikin Program Jangan ‘Hangat-Hangat Tahi Ayam’

DEMI menciptakan pemerintahan yang bersih dan berwibawa, banyak memang pemerintah daerah yang melakukan berbagai terobosan. Apalagi pada era teknologi informasi dewasa ini, berbagai terobosan bisa dilakukan dengan memanfaatkan kemajuan teknologi informasi.

Sebuah pemerintah kota di Jawa Barat misalnya, telah membuat portal pengadaan. Tujuannya, supaya rakyat yang dalam meminta pelayanan kepada aparatur sipil negara (ASN) tidak mendapatkan pelayanan yang baik, berlarut-larut atau malah dipungli, bisa melapor ke portal tersebut.

Sebuah niat yang baik tentunya, dengan catatan pengaduan yang dilakukan masyarakat cepat direspon, ASN yang diadukan dikenakan sanksi dan masyarakat yang mengadu sebisa mungkin dirahasiakan identitasnya.

Program dari pemerintah kota tersebut sewajarnya mendapat apresiasi dan boleh juga ditiru pemerintah daerah lainnya.

Cuma boleh jadi di beberapa daerah program serupa juga pernah dibuat. Cuma ramai saat seremoni saat program itu dilaunching. Tetapi di tengah jalan program tersebut mandek begitu saja.

Di Kabupaten Bekasi misalnya, sekira setahun lalu pemerintah daerahnya membuat program yang mereka beri nama ‘ Bebunge’ yang merupakan singkatan ‘ Bekasi Nyambung Bae’. Bahkan sudah ada aplikasinya yang bisa dibuka di HP Android.

Bebunge’ sejatinya merupakan media bagi warga untuk menyampaikan berbagai informasi. Misal saja jalan di kampung mereka yang rusak. Namun, baru beberapa lama program itu diluncurkan, langsung amblas ditelan bumi.

Itu yang terjadi di Kabupaten Bekasi. Di daerah lain, mungkin saja hal yang sama juga terjadi. Makanya ketika sebuah program itu dibuat, haruslah dijaga kesinambungannya. Ibarat kata, jangan ” hangat-hangat tahi ayam’. (agus suzana)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *