oleh

Siegemund Hempaskan Badosa Melaju ke Perempat Final di Roland Garros

-Olahraga-35 views

POSKOTA.CO – Petenis veteran Laura Siegemund (Jerman) memastikan tempat perempat final pertamanya dalam karir Grand Slam pada Senin di Perancis Terbuka 2020 dengan  kemenangan 7-5, 6-2 atas  Paula Badosa (Spanyol), Senin (5/10/2020), di Roland Garros Paris Perancis..

Setelah sebelumnya harus bertandingan tiga set dalam dua pertandingan terakhirnya melawan  Julia Goerges (Jerman) dan unggulan  ke-13 Petra Martic (Rep Ceko), juara bertahan ganda AS Terbuka Siegemund bangkit dari defisit 5-3 pada set pembuka melawan Badosa. Ia  memenangkan empat game beruntun untuk mencuri set pembuka, dan tidak pernah tertinggal lagi dari sana.

“Sangat menyenangkan bisa mencapai sejauh ini. Itu selalu menjadi impian saya untuk berada di pekan kedua Slam,” kata Siegemund seperti dilansir WTAtennis.com.  “Kami baru saja membicarakannya dengan pacar saya di AS Terbuka. Itu adalah salah satu tujuan besar bagi saya untuk berhasil di tunggal hingga minggu kedua Slam ini. Di situlah saya melihat diri saya sendiri. Di situlah yang saya inginkan. Saya senang aku membuatnya jadi kenyataan sekarang,” sambungnya.

Dua pemain yang tidak diunggulkan ini turun ke lapangan, keduanya sudah berada di tengah-tengah penampilan Grand Slam terbaik. Siegemund sebenarnya yang pertama mematahkan servis dalam pertandingan itu, memimpin 2-1 pada pertandingan set  pembuka.

Namun Bodosa yang  berusia 22 tahun, yang menang atas Sloane Stephens (AS) dan Jelena Ostapenko (Latvia) pada awal turnamen, tetap berjuang untuk memenangkan 15 dari 22 poin berikutnya dalam empat dari lima pertandingan berikutnya untuk memperebutkan keunggulannya sendiri.

Siegemund  bukannya tanpa kesulitan, karena ia menyelamatkan dua break point untuk menyamakan kedudukan di 3-3, tetapi ia kemudian kehilangan delapan poin berturut-turut untuk tertinggal.

Namun sayang,  Badosa terbukti tidak mampu mencapai titik setel dirinya sendiri saat permainan deuce membuat Siegemund kembali melakukan servis dan  akhirnya memenangkan enam game langsung untuk membalik pertandingan.

Saat pertandingan berlanjut di set kedua, Badosa juga menerima timeout medis dan perawatan di punggung bawahnya. Akibatnya dia  hanya memenangkan empat poin sebagai balasannya pada set kedua.

“Saya pikir saya bermain sangat naik turun di awal set, tidak bisa menemukan alur dan konsistensi saya. Permainannya bagus di awal. Saya pikir dia memulai dengan baik, mulai melakukan servis dengan baik. Dia memiliki banyak hal. dari putaran di bolanya jadi saya butuh waktu untuk menyesuaikan dengan panjang dan putarannya. Saya butuh waktu lama untuk menemukan alur saya, ” terang Siegemund. “Saya tidak marah ketika segala sesuatunya tidak berjalan sesuai keinginan saya, di mana akan ada banyak alasan untuk marah. Saya memiliki banyak peluang. Saya memiliki banyak kesalahan di mana saya mendominasi poin tetapi tidak melakukannya karena tidak dieksekusi dengan baik,” sambungnya.

Kemenangan tersebut membuat Siegemund  untuk pertama kalinya lolos ke perempat final ajang Grand Slam,  sejak ia memenangkan gelar terbesar dalam karirnya di Porsche Tennis Grand Prix 2017 di Stuttgart. Dia ketika itu  mengalahkan tiga pemain Top 10 berturut-turut, yang saat itu menjadi pemain nomor sembilan dunia Svetlana Kuznetsova (Rusia) , peringkat tiga dunia Karolina Pliskova (Rep Ceko) saat itu dan peringkat empat dunia Simona Halep (Rumania), dalam perjalanan menuju kemenangan di kandang sendiri.

Setelah kemenangan itu Siegemund tidak pernah memiliki kesempatan untuk menunjukkan kehebatannya di lapangan tanah liat di puncak kekuatannya, merobek ligamen anterior di lutut kanannya pada musim semi itu di Nürnberg.

“Clay adalah permukaan favoritku,” ucap Siegemund.  “Saya merasa ada lebih banyak keuntungan bagi saya. Saya ingin mengambilnya selangkah demi selangkah. Benar-benar bersemangat berada di perempat final. Juga masih di zona. Saya mencoba untuk memiliki lebih dari itu. Saya santai. Saya senang bisa melewati hari yang sulit hari ini. Saya tidak santai karena benihnya keluar. Saya suka memainkan nama-nama besar dan mencoba mengalahkan mereka. Saya hanya senang dengan cara saya melewati. Tentu saja, ada banyak pemain lain di turnamen ini yang berada di posisi saya yang mengejutkan. Mereka melaju sangat jauh. Mereka mencoba untuk melangkah lebih jauh,” lanjut Siegemund.

Mantan pemain 30 besar berusia 32 tahun ini akan  menghadapi unggulan ketujuh Petra Kvitova (Rep Ceko), yang mengalahkan Zhang Shuai ( China) di 16 besar.  “Petra adalah lawan yang sangat tangguh, tidak perlu dipertanyakan lagi,” aku Siegemund.  “Ini akan sangat berbeda dari semua pertandingan yang saya mainkan di sini sejauh ini. Saya juga lebih banyak bermain melawan pemain lapangan tanah liat, lebih banyak dengan putaran dan sangat taktis. Dia tidak seperti itu. Dia melakukan servis dengan sangat baik, tidak ada kesempatan kedua untuk reli dengannya. Itu akan berbeda dan saya menantikannya,” pungkasnya. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *