oleh

‘Menguji Angin Menjemput Mimpi’, Porlasi Rapatkan Barisan ke Panggung Layar Dunia

​JAKARTA – Di bawah langit Jakarta yang teduh, sekelompok perajut mimpi olahraga air berkumpul di Wisma Elang Laut, Menteng, Minggu (31/5/2026). Mereka bukan sedang bersiap menerjang ombak, melainkan sedang merumuskan kompas masa depan bagi olahraga layar Indonesia dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Porlasi 2026.

​Mengusung tema besar “Penguatan Organisasi Menuju Peningkatan Prestasi Internasional”, pertemuan ini menjadi momentum krusial. Bukan sekadar rapat kerja formal di atas kertas, rakernas kali ini terasa lebih bernyawa karena membawa misi besar: membawa bendera Merah Putih berkibar di tiang tertinggi kompetisi dunia.

​Dipimpin langsung oleh Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (PB Porlasi) Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma, atmosfer ruangan dipenuhi semangat satu visi. Hadir pula para petinggi olahraga nasional, mulai dari Wakil I Ketua Umum KONI Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, hingga Komite Eksekutif NOC Indonesia, Harry Warganegara.

Namun, ruh dari acara ini sejatinya ada pada kehadiran para perwakilan pengurus provinsi (pengprov) dari seluruh penjuru Nusantara. ​Bagi mereka, layar bukan sekadar olahraga, ia adalah identitas bangsa bahari.

​Dalam arahannya yang menyentuh dan membakar semangat, Laksdya TNI Erwin S. Aldedharma mengingatkan, perahu yang tangguh tidak akan bisa melaju tanpa kerja sama kru yang solid. Organisasi adalah fondasinya.

​”Melalui rakernas ini, Porlasi berkomitmen memperkuat koordinasi antara pengurus pusat dan daerah. Kita harus bergerak bersama guna menjawab tantangan serta kebutuhan perkembangan olahraga layar yang semakin kompetitif,” tegas Erwin dengan nada optimis, sebagaiman dikutip media ini, Minggu (31/5/2026).

Menatap SEA Games hingga PON
​Tantangan nyata sudah membentang di cakrawala. Rakernas ini menjadi dapur strategi untuk menggembleng para atlet menghadapi kalender kompetisi yang padat. Fokus utama mereka kini tertuju pada:

  • ​SEA Games 2027 di Malaysia.
  • ​PON XXII 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
  • Berbagai kejuaraan dunia yang menjadi target perburuan medali.

​Bukan hal mudah, namun dengan tata kelola yang profesional, efektif, dan adaptif, Porlasi yakin talenta-talenta muda Indonesia mampu menaklukkan ombak dunia.

​Pertemuan hari itu diakhiri dengan sebuah keyakinan baru. Rakernas Porlasi 2026 diharapkan tidak hanya melahirkan keputusan-keputusan di atas dokumen, tetapi melahirkan keputusan yang realistis, membumi, dan berdampak langsung pada kesejahteraan serta prestasi para atlet.

​Dari Menteng, pesan persatuan itu bergaung kuat. Layar telah terkembang, kemudi telah diarahkan, kini saatnya seluruh elemen Porlasi mendayung bersama menuju kejayaan layar Indonesia di pentas internasional. Jalesveva Jayamahe! Di Laut Kita Jaya! (*/aga)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *