JAKARTA–Ketua Umum Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Komjen Fadil Imran akan merubah jalur masuk pelatnas, tidak lagi hanya dari seleksi nasional yang diselenggarakan pada awal tahun.
PBSI ingin meniru langkah pelatih timnas Indonesia U-20 Indra Sjafri sehingga muncul bibit-bibit pebulu tangkis potensial yang mungkin saja tidak tercium radar nasional.
Komjen Fadil tertarik dengan cara Indra Sjafri sebagai pelatih Timnas U-20 yang sering pergi ke daerah-daerah untuk mencari pesepak bola berbakat yang tidak terpantau.
“Sebagai Ketua Umum PBSI terpilih, ke depan saya berencana merubah regulasi. Rekrutmen atlet pelatnas tidak hanya dari seleknas yang diadakan di akhir tahun. Ke depan bisa dari talent scouting, pemandu bakat, pengembangan daerah melihat,” kata Fadil Imran saat hadir pada pertandingan final bulu tangkis nomor perorangan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 di GOR PBSI Sumut, Deli Serdang dikutip, Sabtu (21/9/2024).
Selain itu menurut Ketua Umum PBSI Komjen Fadil Imran, pihaknya akan memberi ruang kepada Sirnas untuk menunjukkan dimana yang poinnya memang ranking-rankingnya bagus.
Dikatakan Fadil, apa yang dilakukan pihaknya ke depan juga dilakukan negara-negara lain dalam upaya mencari bibit-bibit potensial. Fadil mencontohkan langkah yang dilakukan pelatih Timnas Indra Safri yang pergi dari kampung ke kampung.
Sebab, peluang menjadi atlet nasional tidak mungkin semuanya dari klub. Rencana itu dilakukan lanjut Fadil agar jalur masuk pelatnas menjadi lebih merata, sehingga atlet-atlet potensial yang gugur di seleknas karena beberapa faktor, dapat tetap menghuni pelatnas dengan jalur masuk lain.
Melalui sistem baru ini Ketua Umum PBSI berharap, ke depan semakin mendorong PBSI di tiap provinsi untuk bekerja keras mengembangkan atlet-atlet di daerahnya masing-masing.
Dari sisi atlet, rencana yang digagas Ketua Umum PBSI terpilih Fadil Imran disambut baik peraih emas tunggal putra PON 2024, Richie Duta Ricardo yang menilai sistem baru itu nanti akan berjalan lebih adil.
Hal senada juga dikatakan peraih mendali emas tunggal putri PON 2024, Sausan Dwi Ramadhani. Kata dia, regulasi baru yang direncanakan Komjen Fadil Imran nantinya akan sangat berarti bagi semua atlet termasuk dirinya.
Sebab, seleknas sebelum-sebelumnya yang masuk cuma satu orang. “Jadi meskipun ini ada tambahan, itu sangat berarti banget buat temen-temen lain juga,” ujarnya.(Omi)
Teks foto: Fadil Imran








Komentar