POSKOTA.CO – Mantan juara Perancis Terbuka Jelena Ostapenko (Latvia) melesat ke putaran ketiga Roland Garros untuk pertama kalinya sejak memenangi gelar pada 2017, setelah memainkan permainan tenis yang sempurna untuk menumbangkan mantan nomer satu dunia yang kali ini menjadi unggulan kedua Karolina Pliskova (Rep Ceko) dengan dua set langsung 6-4, 6-2, Kamis (1/10/2020), di lapangan Philippe Chatier Roland Garros Paris, perancis.
Sejak kemenangan epiknya atas juara masa depan Simona Halep (Rumania) di final musim 2017, Ostapenko mengalami banyak pasang surut namun mampu mengalahkan Pliskova dalam tempo 69 menit . Ini merupakan pertemuan keenam kalinya dalam karir mereka.
Ostapenko dan Pliskova telah memainkan bagian epik mereka, terakhir di China Open, di mana petenis Latvia itu bertahan dari tiga set yang mendebarkan. Bentrokan terakhir mereka di lapangan tanah liat berjalan dengan cara Pliskova, ketika Ace Leader tiga kali menyingkirkan juara Roland Garros yang saat itu berkuasa dalam perjalanan ke gelar Grand Prix Tenis Porsche 2018.
Pliskova menunjukkan peningkatan besar di Internazionali BNL d’Italia 2020, di mana ia datang dalam satu pertandingan untuk mempertahankan gelarnya. Namun sayang lantaran mengalami cedera paha kiri dan terpaksa mengundurkan diri ketika pertandingan laga final.
Mantan petenis nomer lima dunia, Ostapenko tidak diunggulkan di Paris setelah pertandingan yang tidak imbang pada 2019. Tetapi ia kali ini tampil mengesankan saat di putaran pertama sukses menendang Madison Brengle (Amerika Serikat). Sedangkan Pliskova membutuhkan tiga set untuk mengalahkan petenis kualifikasi Mayar Sherif (Mesir).
Ostapenko, petenis berusia 23 tahun itu, sempat mendapatkan perlawanan alot di set pertama. Tapi ia mampu menahannya guna merebut kemenangan di set pembuka ini.
Di set kedua dengan drop shot yang berani dan pukulan forehand yang gemilang, mantan semifinalis Wimbledon itu kembali melakukan break dan memenangkan game ketiga berturut-turut dengan mengalahkan Pliskova di sisi forehand. Tapi Pliskova menyelamatkan satu break point pada game kelima dan segera tertinggal dua lagi saat Ostapenko mendekati kemenangan, pindah ke 15-40 dengan drop shot winner. Serangan forehand gemilang lainnya memastikan double break untuk Ostapenko, yang akan melakukan servis untuk putaran ketiga Perancis Terbuka sejak memenangkan gelar pada 2017.
Secara keseluruhan Ostapenko mencetak 27 pemenang yang luar biasa dan hanya melakukan 19 kesalahan sendiri. Ia mengubar lima dari sembilan peluang break point dan memenangkan lebih dari setengah poin yang dimainkan.
Selanjutnya, di putaran ketiga Ostapenko akan jumpa pemenang pertandingan antara runner-up 2018 Sloane Stephens (AS) melawan pemenang junior 2015 Paula Badosa (Spanyol). (dk)








Komentar