oleh

Juara AS Terbuka Dominic Thiem Tersingkir lewat Drama Melelahkan 5 Jam

-Olahraga-28 views

POSKOTA.CO – Juara AS Terbuka, Dominic Thiem  (Austria), harus tersingkir  dari Grand Slam lapangan tanah liat Perancis Terbuka 2020, setelah unggulan kedua itu dipaksa menyerah lewat drama melelahkan di babak perempat final oleh unggulan ke-12  Diego Schwartzman (Argentina) melalui pertandingan lima set  6-7 (1/7), 7-5,  6-7 ( 6/8), 7-6 (7/5) dan 2-6, Selasa (6/10/2020), di Philippe Chatrier Roland Garros Paris, Perancis.

Thiem yang memenangkan AS Terbuka hanya 23 hari yang lalu, akhirnya harus tersingkir sesudah melemah pada set penentuan dalam pertandingan dengan kualitas luar biasa. Ia menyerah sesudah bertandalam dalam lima jam lebih.

“Dominic adalah salah satu pemain terbaik saat ini di dunia, ” puji Schwartzman usai pertandingan seperti dilansir ATPtour.com. “Dia memenangkan grand slam terakhir, dia adalah finalis dua kali di sini, dan saya sangat menghormatinya. Itulah mengapa pertandingan ini sangat penting bagi saya. Saya memainkan beberapa pertandingan lima set di sini,  dan saya tidak pernah menang. Saya pikir pada akhirnya malam ini saya pantas menang, ” imbuhnya.

Schwartzman sempat menyia-nyiakan satu set point pada servis Thiem dengan sebuah forehand yang melayang panjang. Ia segera dipatahkan pada set berikutnya, tapi kemudian membalas untuk membawanya ke tie-break. Sebuah drop shot  dari baseline yang gagal hampir dengan meminta maaf di atas net menghasilkan dua set point untuk Thiem.

Namun Schwartzman terus maju pada set keempat dan memiliki tiga set point pada servisnya sendiri, hanya untuk Thiem yang menyelamatkan banyak – termasuk satu operan forehand yang sulit dipercaya saat berlari – untuk membuatnya menjadi 5-5. Ia mengambil tie-break berikutnya dan, di tengah upaya luar biasa dari kedua pemain, pemain berusia 28 tahun dari Buenos Aires itu memiliki lebih banyak sisa di tangki pada set penentuan. Sedangkan Thiem terlihat kehabisan tenaga di set penentu.

“Sejujurnya, saya melampaui batas hari ini. Tapi jika aku menang, maksudku, seperti Diego, dia punya dua hari libur sekarang. Mungkin saya akan pulih,” aku Thiem. “Meskipun saya secara fisik dan mental berada di tepi jurang, Anda tidak pernah tahu untuk pertandingan berikutnya. Apalagi dengan libur besok dan Kamis, dua hari penuh untuk pemulihan. Kamu tidak pernah tahu apa yang terjadi,” sambung Thiem.

Thiem mengatakan lawannya memang layak meraih kemenangan.  “Tapi pada akhirnya saya memberikan semua yang saya miliki di luar sana,” terang Thiem.  ” Itu adalah pertandingan yang luar biasa. Saya pikir yang pertama dalam karir saya selama lima jam. Diego layak mendapatkannya, ” lanjutnya Thiem yang akhirnya gagal untuk menjaga asa mendapatkan trophy kedua Grand Slam sesudah menang pertama di AS Terbuka. (dk)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *