BEKASI-Karateka Azzura Zahara Harahap kembali menorehkan prestasi di ajang Karate Nasional Kasal Cup V/2026 yang digelar selama dua hari di GOR Ciracas Jakarta yang berakhir Minggu (5/4) kemarin.
Dalam kejuaraan yang diikuti sekitar 900 peserta yang terdiri dari anggota TNI/POLRI dan umum itu, Azzura yang melakoni kumite Kadet -47 putri, meraih medali emas selepas mengalahkan atlet Inkanas Kota Bogor, Keenar 4-0 di final.
Bukan hanya sampai disitu, Azzura juga melakoni tiket melaju ke partai Best Of The Best (BOB) Kadet putri.
Di sesi paling bergengsi ini, juara ketemu juara. Azzura harus berjuang keras menghadapi 2 atlet Inkanas, Earlene Belva dan Almira Kaltsum dari Bhineka Karate Team di semi final dan final.
Berkat tekad dan semangat, santri SMP-IT AR-ROFI Cibitung Bekasi ini sukses menggondol gelar juara BOB Kadet putri, melengkapi gelarnya sebagai juara kadet -47 kilogram putri. Dengan demikian, dua gelar sekaligus jadi miliknya dalam event HUT POMAL ke 80 tersebut.
Bagi Azzura, ini adalah BOB kedua yang diraihnya setelah beberapa bulan lalu dia juga meraih gelar juara BOB di Karate OSO Cup 2026 di gedung KKI OSO Sport Centre Bekasi, Jabar.
“Alhamdulillah aku bisa juara lagi. Awalnya sempat ragu juga, soalnya persiapan aku minim, maklum selama puasa dan lebaran jarang latihan hehe…” terangnya sambil tertawa selepas menerima medali, sertifikat prestasi dan piala BOB.
Bagi Azzura, karate adalah hobi hariannya. Bukan semata untuk memburu prestasi, tapi juga sebagai upaya menjaga kebugaran dan kesehatan, meningkatkan semangat serta daya juang, karakter dan kepribadian.
“Alhamdulillah ini semua berkat dukungan dari keluarga, ayah, mama, abang-abang aku yang juga kebetulan penghobi karate juga, ustazah dan teman-teman aku di sekolah. Mereka semua suport aku,” ungkap Azzura.
Di sela kegembiraannya itu, ada sedikit yang mengganjal perasaannya. Seperti diketahui bahwa Azzura adalah juara 1 Kejurcab INKAI Jakarta Timur 2026. Namun dia tidak disertakan dalam Selekda INKAI DKI Jakarta 2026.
“Ngga tau kenapa, aku ngga dipanggil untuk Selekda, padahal udah ikut TC di Honbu Inkai dan terakhir dikumitein lagi dan aku tetap menang. Aku juga ingin ikut Kejurnas INKAI. Tapi dengan tidak disertakannya aku di Selekda, berarti aku ngga mungkin bisa ikut Kejurnas. Ya udah ngga apa-apa. Mungkin mereka ngga yakin kemampuanku. Aku emang harus giat berlatih dan banyak belajar lagi, karena emang aku belum apa-apanya hehe..” ungkapnya tertawa.
Bagi Azzura, itu bukan satu-satunya jalan menuju puncak keberhasilan. “Masih banyak jalan. Yang penting aku tetap di trek latihan, ngga menyerah apalagi putus asa,” tegasnya.(*/ta)







Komentar