oleh

Alami ‘Crash’ di GP Catalan, Rossi Akui Kans Juara Dunia ‘Terbang’

-Olahraga-41 views

POSKOTA.CO – Superstar balap motor Valentino Rossi  (Yamaha Monster Energy/Italia), yakin harapan merebut  gelar MotoGP-nya sekarang “tertutup” (terbang)  setelah tersingkir dari posisi kedua di GP Catalan pada hari Minggu (27/9/2020).

Rossi sempat punya harapan ketika mendapati dirinya berada di urutan kedua pada lap ke-14  usai  muridnya Franco Morbidelli (STY Petronas Yamaha/Italia) melakukan kesalahan di tikungan pertama. Namun sayang, pembalap berjuluk The Doctor yang  menjalani balapan kelas utama ke-350  itu, sangat disayangkan hanya merasakan berada di posisi kedua  dalam  dua lap , saat ia jatuh di Tikungan 2 pada putaran  ke-16 dari 23 putaran yang dilombakan.

Rossi  terpaut 26 poin dari pimpinan klasemen sementara  klasemen menjelang GP Catalan. Itu membuatnya optimis untuk bisa bersaing meraih gelar musim ini. Namun akibat gagal finis dia sekarang tertinggal 50 poin, setelah DNF  (gagal fini-red) untuk kedua berturut-turut dan yang ketiga musim ini. Ia memang  secara matematis  masih bisa memenangkan gelar, tapi melihat persaingan ketat dirinya pun sadar diri.

“Agar tidak putus asa, kami harus berpikir bahwa ini adalah akhir pekan yang baik, bahwa saya berkendara dengan baik, saya menikmati diri saya sendiri dan saya bisa bermain untuk meraih kemenangan,” kata Rossi dilansir Motorsport.com. “Kami mengikuti jalan yang sangat menarik dengan pengaturan motor, jadi meskipun kejuaraan ditutup bagi saya, ada alasan bagus untuk berpuasa dari sekarang hingga akhir tahun. Secara matematika tidak mengatakan itu, artinya memang  belum berakhir. Sayangnya, saya sudah membuat tiga angka nol dan saya jatuh dua kali berturut-turut karena kesalahan saya. Kemudian motornya rusak di balapan pertama, jadi sulit. Tapi masih banyak balapan dan kami harus berusaha cepat, jika saya bisa balapan seperti ini, saya bisa melaju kencang di semua sisi, ” sambungnya.

Rossi mengakui bahwa dia melakukan kesalahan dengan tidak memperhatikan suhu sisi kiri ban depan di Tikungan 2. Ia  berusaha menekan pada tahap itu untuk memperkecil jarak ke pemenang  Fabio Quartararo (SRT Petronas Yamaha/Perancis).

“Kami memulai dengan sangat, sangat mulus di awal, kami memiliki kecepatan yang bagus dan saya mencoba untuk berkendara dengan sangat manis di ban depan dan belakang, karena saya tahu seperti semua orang di akhir balapan kami akan menderita,” ucap Rossi.  “Tapi bagaimanapun, kami memiliki kecepatan yang sangat bagus dan kami tetap di depan, tapi saya terlalu memaksakan diri. Franco melakukan kesalahan di Tikungan 1, jadi sejak saat itu saya menekan karena saya ingin tidak terlalu tertinggal dari Fabio. Saya ingin mencoba dan tetap dekat dengannya karena saya tahu, terutama pembalap Suzuki pada akhirnya sangat kuat. Tapi saya melakukan kesalahan. Jadi, jika melihat data, ini benar-benar mirip dengan putaran sebelumnya, tetapi dengan suhu ini saya perlu lebih memperhatikan di sebelah kiri,” jelas Rossi. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *