POSKOTA. CO – Sebanyak 40 pecatur terbaik Indonesia bersaing mengikuti Invitasi Perang Bintang SCUA (Sekolah Catur Utut Adianto) 2022 mulai Senin (12/12/2022) sanpai Jumat (16/12/2022), di Sekolah Catur Utut Adianto Bekasi, Jawa Barat.
“Pecatur yang tanding di Invitasi Perag Bintang SCUA ini adalag mereka yang di bawah 20 tahun. Kita terus membangun generasi penerus catur Indonesia, salah satunya dengan menggelar Ivitasi Perang Bintang SCUA ini. Pecatur yang hadir di event ini adalah mereka yang berhasil berada di tiga besar Kejurnas Kelompok Umur, peraih medali di Asian Youth Chess Championships 2022,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM Utut Adianto bersama Ketua Dewan Pembina PB Percasi Eka Putra Wirya, usai membuka Invitasi Perang Bintang SCUA 2022, Senin (12/12/2022).
Utut yang baru menerima Penghargaan Golden Award dari Seksi Wartawan Olahraga (Siwo) PWI Pusat menambahkan, melahirkan atlet tangguh untuk jadi andalan Indonesia memang butut kerja keras dan keseriusan dan tidak bisa instan serta membutuhkan pendanaan yang tak terhingga. Sadar akan hal tersebut PB Percasi memberikan arena pertandingan untuk kompetisi, salah satunya melalui Invitasi Perang Bintang SCUA 2022 ini untuk memberikan jam terbang kepada bibit catur terbaik Indonesia agar menjadi matang hingga tiba waktunya jadi andalan menggantikan GM Susanto Megaranto.
“Invitasi ini memang diadu antara pecatur putra dan putri. Karena tujuannya memberikan jam terbang untuk mematangkan ilmu yang telah mereka kuasasi, sehingga nantinya mereka-mereka ini akan menjadi kuat untuk bisa diandalkan menjadi atlet catur Indonesia di masanya nanti,” terang Utut.
Sementara Eka Putra Wirya menuturkan kepada pemenang dari Invitasi Perang Bintang SCUA 2022 akan dikirim mengikuti kejuaraan internasional. “Intinya kami ingin terus menggodok bibit-bibit catur Indonesia untuk menjadi atlet catur yang tangguh dan kuat yang akan jadi andalan Indonesia di masa mendatang.
Ada pun pecatur yang tampil terdiri KU -20 tahun: Ardita Prameswari, Stevaky, Marvellino Winata, Nayaka Budhidharma, Godwin Liem, Nathanael DB Simanihuruk, Salwa Nadia Maharani, Adeeba Izzah M Ulayya, Chearesta Anjalia Sakinah, Fabian Glen Mariano, Reynard Kristopher, Hana Putri Perdana, Kevin Theofilus, Satria Duta Cahaya, Maximiliano Marrhuimawan, Khalid Shafwan Azzamy, David Dimas Baskara Jati, Kenan Lowellim Bendiclano, Andreas Tio P Pampubolon,AF Robith Dzamiir Rowdak Alfath, Hasbi Subagyo Putra, Morado Simanjuntak, Syifa Nisrina Khairunnisa, Revalina Trianastasy, Nyiayu Nursyifa P Cesarini, Miracle Carang Gesang, Raja Ferdinand Abraham, Thoriq Fauzan Robbani dan Bryan P.
Di KU-12 adalah: Dear Darius Luther Carlo Saragih, Darren Emmanuel Aprilio Tan, Steventan, As Syahsyah Syakish Thirof, Muhammad Kevin Febriansyah, Ryu Lieyanto, Almagro Hasian Bach, Neo Batong, Rio Valentino, Davin Belmiro Azfar, Alexader Philip Kurniawan, M Saud Al Farabi, Luhut Allwin Jeremia Sitinjak, Hanan Yukta Syafiq, Bunga Putri Khalifah, Kenya Kesuma Dewi, Maryam Azzahra, Hillary Rooca Theng, Khansa Safia Hasna, dan Shaina Aylakiva Megaranto.
Tak ketinggalan di kelompok khusus akan bertarung IM Gilbert Elroy Tarigan, MN Dziththauly Ramadhan, FM Kemas Ade Krisna M Suri dan FM Aditya Bagus Arfan. (dk/fs)







Komentar