oleh

Serikat Buruh se-Indonesia Akan Demo Besar pada 2, 9 dan 10 November

-Nasional-46 views

POSKOTA.C0 – Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) kan menggelar aksi pada tanggal 2, 9, dan 10 November 2020. Aksi rencananya akan digelar di 24 Provinsi.

Dalam rilis keterangan tertulisnya, Selasa 26 Oktober 2020, KSPI dan seluruh serikat buruh di Indonesia akan melakukan aksi nasional besar-besaran.

Aksi tersebut diklaim akan diikuti puluhan ratusan ribu buruh yang akan mendatangi gedung Mahkamah Konstitusi, Istana, DPR RI, dan di kantor Gubernur di seluruh Indonesia.

Presiden KSPI Said Iqbal dalam keterangan tertulisnya, menyebutkan tuntutan buruh antara lain yakni mendesak pembatalan omnibus law UU Cipta Kerja, dan kenaikan upah minimum 2021 untuk menjaga daya beli masyarakat.

KSPI menyesalkan Menteri Ketenagakerjaan telah meneritkan surat edaran Nomor M/11/HK.4/x/2020 tertanggal 26 Oktober 2020 tentang Upah minimum tahun 2021.

Surat edaran Menaker berisi tentang permintaan kepada para Gubernur untuk melakukan penyesuaian penetapan upah minimum tahun 2021 sama dengan nilai upah minimum tahun 2020 sesuai ketentuan peraturan perundangan-undangan, dan menetapkan dan mengumumkan Upah Minimum Provinsi Tahun 2021 pada tanggal 31 Oktober 2020.

Dengan keluarnya surat edaran Menaker, KSPI menilai justru memancing aksi perlawanan buruh yang semakin besar terhadap penolakan tidak adanya kenaikan upah minimum 2021 dan penolakan omnibus law UU Cipta Kerja.

Said Iqbal mengakui, pengusaha sedang susah, namun menurutnya buruh jauh lebih susah. “Jangan disama ratakan pengusaha tidak mampu semua. Seharusnya pemerintah bisa bersikap lebih adil harus tetap ada kenaikan upah minimum 2021,” ujarnya. (d)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *