oleh

RS Dikabarkan Penuh, Corona Sehari Nyaris 6.000, Inna Lillahi wa Inna Ilayhi Raji’un

-Nasional-60 views

POSKOTA.CO – Memasuki bulan ke­9, kasus Corona di Tanah Air belum ada tanda­tanda bakal berakhir. Sebaliknya, virus sialan ini makin menggila penyebarannya. Sehari, penambahan Corona nyaris 6 ribu orang. Sejumlah rumah sakit rujukan dikabarkan penuh lagi. Innalillahi wainna ilaihi rojiun.

Satgas Penanganan Covid-19 melaporkan jumlah kasus Corona harian. Tercatat, 5.828 orang tertular virus asal Wuhan, China ini.
Ini adalah rekor baru. Rekor sebelumnya terjadi para Rabu (25/11), kasus Corona mencapai 5.534 orang. Dengan penambahan tersebut, total yang positif Corona mencapai 522.581 orang.

Sepekan terakhir, penambahan kasus harian Corona sangat meng­khawatirkan, tak pernah berada di angka 4 ribu. Penambahan angka 4.000 terjadi sejak 18 November 2020, dengan 4.265 kasus. Setelah itu, grafik terus naik dan pecah rekor pada Rabu dengan 5.534 kasus.

Jumlah yang meninggal juga terus bertambah. Kementerian Kesehatan mencatat jumlah kematian akibat Covid­-19 mencapai 169 orang. Angka ini lebih tinggi dibandingkan hari sebelumnya yang sebanyak 127 orang. Jumlah tersebut juga menjadi yang tertinggi sejak awal pandemi. Total yang meninggal mencapai 16.521 orang.

Untuk mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih masif, Satuan Brimob Polda Metro Jaya mengadakan penyemprotan disinfektan di jalur protokol.

Peningkatan kasus kematian ke­marin, terbesar berasal dari Jawa Tengah dengan 51 orang, disusul Jawa Timur dengan 39 orang, dan DKI Jakarta sebanyak 15 orang. Sedangkan secara kumulatif, Jawa Timur masih memimpin dengan 4.314.

Di Jatim, ada empat kepala daerah yang dinyatakan positif Covid-19. Dua di antaranya meninggal dunia. Yakni Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin dan Bupati Situbondo, Dadang Wigiarto

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19, Wiku Adisasmito menegaskan, penambahan kasus positif dalam sepekan terakhir ini harus menjadi pengingat bagi warga untuk tetap waspada. “Ini harus menjadi alarm bagi kita semua,” kata Wiku dalam siaran langsung yang disiarkan kanal Sekretariat Presiden di YouTube, kemarin.

Tingginya jumlah kasus potisif membuat sejumlah rumah sakit di berbagai daerah dalam kondisi penuh. Data #SatgasCovid19 menunjukkan tren kenaikan pasien baik yang masuk rawat jalan, IGD dan rawat inap berdampak pada ketersediaan tempat tidur di berbagai rumah sakit yang tersebar di berbagai daerah.

Terdapat 5 provinsi dengan ketersediaan tempat tidur ICU dan tempat tidur isolasi yang hampir penuh, yakni Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Kapasitas tempat tidur ICU di Banten sudah terisi sebanyak 97 persen atau mencapai 115 ruangan. Sedangkan keterpakaian ruang isolasi mencapai 80 persen atau 1.413 tempat tidur.

Di Jakarta, berdasarkan data per 22 November 2020, tempat tidur ICU terisi 69,57 persen dan tempat tidur isolasi sudah terisi 71,66 persen. Sedangkan di Jawa Barat, tempat tidur ICU terisi 73,45 persen dan tempat tidur isolasi sudah terisi 69,62 persen.

Sedangkan di Jawa Tengah, tempat tidur ICU terisi 80 persen dan tempat tidur isolasi terisi 77,45 persen. Terakhr, di Jawa Timur, tempat tidur ICU terisi 54,86 persen dan tempat diri isolasi terisi 57,43 persen.

Ketua Departemen Epidemiologi Universitas Indonesia, Tri Yunis Miko Wahyono mengungkap, jumlah kematian yang meningkat sejalan dengan kasus positif yang terus melonjak. Selain itu, kapasitas rumah sakit sudah hampir penuh.

Dia mengingatkan kepada pemerintah untuk membangun rumah sakit darurat. “Jadi tidak perlu bangun rumah sakit baru, bisa stadion dijadikan rumah sakit, siapkan dananya,” kata Tri.

Data terbaru penambahan Corona di tanah air membuat kaget dunia maya. “Pecah rekor meninggal, 169 sehari. Innalillahi wa innailahi rojiiun.. semoga masih tersedia tanah makan untuk mereka dan dapat dimakamkan dengan layak. Aamin.,” cuit akun @SirianaGde. (ale)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *