POSKOTA.CO -Paham radikal disinyalir semakin berkembang di sejumlah kampus, Komite Mahasiswa Nusantara (KMN) melakukan aksi unjuk rasa di Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Mereka meminta pihak Kemendikbud tidak tinggal diam atas kondisi yang demikian.
“Kita punya datanya. Jadi persoalan ini kami nilai tidak bisa dianggap main-main. Bapak Nadiem Makarim, harus segera turun tangan,” kata Johan koordinator aksi dalam orasinya yang disampaikan di depan, Kemendikbud.
Menurut Johan, saat ini paham radikalisme sangat cepat tumbuh di lembaga pendidikan tinggi. Yang membuat dirinya khawatir paham radikal tersebut justru banyak berkembang di lingkungan perguruan tinggi besar.
Dia juga mengaku banyak mendapatkan aduan dari Komunitas Bersama (Komber) pada salah satu Perguruan Tinggi Negeri terbesar di Indonesia. Oleh karena itu dirinya meminta pihak Kemendikbud tidak menganggap sepele persoalan ini.
Johan memaparkan bagaiman alur perkembangan paham radikal di Perguruan Tinggi Negeri. “Yang kami temui di lapangan, masuknya paham radikal diduga justru disampaikan melalui dosen yang menjadi panutan mahasiswa di kampus sehingga perkembangannya cukup cepat,” tambahnya.
Untuk itu, dia meminta agar Nadiem Makarim selaku Menteri Pendidikan dan Kebudayaan tidak boleh diam. Dia harus memberi sanksi jika ada dosen Aparatur Sipil Negara (ASN) melakukan tindakan tersebut. Usai menyampaikan orasinya para mahasiswa tersebut membubarkan diri dengan tertib. (fs/sir)







Komentar