oleh

Keselamatan Rakyat sebagai Hukum Tertinggi dalam Penanganan Covid-19 Patut Diapresiasi

-Nasional-89 views

POSKOTA.CO – Ketegasan pemerintah dalam penanganan penyebaran Covid-19 demi keselamatan jiwa bangsa ini harus didukung. Apalagi Prediden Jokowi sudah menegaskan kalau keselamatan rakyat di tengah pandemi Covid-19 saat ini merupakan hukum tertinggi.

Untuk itu pengamat hukum Solihin HD, SH,MH, mengajak seluruh masyarakat untuk tetap disiplin terhadap protokol kesehatan dan selalu menjaga jarak atau social distancing serta menghindari kerumunan apalagi membuat acara yang melibatkan massa.

“Ketegasan pemerintah dalam menyelamatkan jiwa rakyat di negara ini terkait soal penanganan penyebaran virus Covid-19 yang telah memakan korban jiwa itu perlu diapresiasi,” katanya. Hal ini, tambahnya, sangat penting mengingat korban jiwa karena virus Corona tersebut semakin hari semakin banyak jumlahnya orang yang terpapar.

Menurut Solihin yang juga menjabat sebagai Sekjen Yayasan Lembaga Study Hukum Cik Ditiro (LSHCD), dalam kaitannya pencegahan penyebaran Covid-19 harus ada kesadaran masyarakat. Begitu juga soal penegakan disiplin protokol kesehatan harus dilakukan karena tidak ada satupun orang yang pada saat pandemi ini memiliki kekebalan terhadap virus Corona terutama penularannya pada kerumunan.

Seperti yang ditegaskan Kepala Negara saat memimpin rapat terbatas untuk membahas laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional di Istana Merdeka, pada pekan lalu, Solihin menyebutkan kalau penegakkan disiplin protokol kesehatan harus dijalankan oleh semua aparat baik aparatur sipil maupun penegak hukum.

“Jadi kalau negara ini mau normal kembali dalam roda kehidupan masyarakat, ya, semua aparat baik yang ada di daerah dan telah memiliki Peraturan Daerah mengenai penegakan disiplin protokol kesehatan untuk betul-betul menjalankan aturan tersebut secara tegas, konsisten, dan tidak pandang bulu,” ucapnya.

Advokat ibukota ini menambahkan, untuk itu sudah menjadi tanggung-jawab dan tugas pemerintah mengambil tindakan hukum dimana ketegasan aparat dalam mendisiplinkan masyarakat untuk patuh kepada protokol kesehatan adalah suatu keharusan.

“Bila dilihat dari data terakhir pertengahan November lalu, rata-rata kasus aktif Covid-19 di Indonesia sudah berada pada angka 12,82 persen yang jauh lebih rendah daripada rata-rata kasus aktif dunia yang mencapai 27,85 persen, ini merupakan kemajuan yang sangat baik,” ucapnya

Menyangkut soal perjuangan dan pengorbanan yang telah dilakukan para dokter, perawat, tenaga medis, dan paramedis yang dengan kesuka-relaan mereka selama berbulan-bulan mencurahkan tenaga untuk merawat pasien Covid-19 ini, Solihin menekankan hal ini juga harus menjadi perhatian Pemerintah.

“Ya, tentunya, saya berharap jangan sampai dengan adanya perjuangan dan pengorbanan para medis ini menjadi sia-sia karena pemerintah tidak bertindak tegas untuk sesuatu kegiatan yang bertentangan dengan protokol kesehatan dan peraturan-peraturan yang ada,” harapnya.

Dalam hal ini masyarakat harus dapat menghargai pengorbanan para dokter serta paramedis yang sudah banyak meninggal dunia akibat terpapar virus Covid-19 saat menangani para pasien dengan senantiasa mematuhi aturan dan mengikuti protokol kesehatan.

“Jadi saat ini terkait soal pencegahan penyebaran virus yang mematikan itu harus ditanamkan kepercayaan masyarakat terhadap upaya-upaya yang dilakukan pemerintah, agar langkah-langkah pengendalian pandemi yang dijalankan pemerintah dapat benar-benar berjalan secara efektif,” pungkas Solihin yang juga sebagai pengamat sosial dan kebijakan. (Budhi W)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *