JAKARTA-Selama berlangsungnya arus mudik dan balik Lebaran 2024 pihak Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) berharap operator jalan tol meningkatkan pelayanan. Tingkat kepuasan pelayanan pemudik lebaran yang selama ini sudah cukup baik sebaiknya dipertahankan dan ditingkatkan.
“Tingkat pelayanan bagi pemudik lebaran yang telah mendapat respon cukup baik dari masyarakat pada tahun lalu sebaiknya ditingkatkan lagi. Respon positif ini diharapkan dapat dipertahankan dan ditingkatkan lagi. Khususnya untuk pelayanan jalan tol,” kata Panca Dharma Oetojo, Kabirkom Kementerian PUPR pada Media Gathering, di Jakarta Selasa (02/04/2024).
Menurut Panca, Kementerian PUPR sendiri terus berkoordinasi dengan Kemenhub serta BUJT untuk memenuhi standar layanan jalan tol dan jalan nasional digunakan mudik dengan aman dan nyaman.”Melalui kegiatan media gathering ini kami mengharapkan terus terjalin silaturahmi dan media terus mendukung tugas penyelenggaraan infrastruktur transportasi, khususnya jalur mudik.
Persiapan di Jalur Tol
Sementara itu mengenai pelayanan jalan tol pihak PT Jasa Marga (Persero) Tbk. mengaku telah menyiapkan strategi untuk mengurai kepadatan di tol Jaakarta-Cikampek pertemuan antara Ruas Tol MBZ yang menuju ke Bandung serta arah ke timur Tol Cipali.
“Beberapa titik yang menjadi perhatian, khusus di KM 66 Jalan Tol Jakarta Cikampek, yang merupakan pertemuan serta perpisahan antara arah Bandung dan arah Tol Cipali menuju Trans Jawa. Ini merupakan titik krusial,” kata Lisye Octaviana, Corporate Communication & Community Development Group Head, PT Jasa Marga (Persero) Tbk.
Lisye Octaviana mengutarakan, puncak arus mudik diperkirakan pada Sabtu, 6 April 2024. Diperkirakan volume lalin naik 5,94% dibanding tahun sebelumnya, dan tahun ini lebih tinggi dari puncak lalin mudik sepanjang sejarah.
Sementara, untuk arus balik akan terjadi kenaikan 4,29% dengan perkirakan puncak arus mudk pada 15 April 2024 atau H+4. “Hari tersebut waktu puncak arus balik karena tanggal 16 April sudah bekerja kembali. Jumat ini, sudah ada pembatasan angkutan. ”Beberapa titik KM66 bagi Trans Jawa dan Bandung. Di titik krusial ada dua ruas fungsiaonal.
Titik krusial, dan perhatian juga untuk ruas tol Japek II. Selatan, difungsikan secara situasional. Demikian juga untuk mendukung lalin Lebaran, disiapkan ruas tol secara fungsional untuk Solo-Yogya seksi Solo Colomadu-Ngawen. “untuk ruas fungsional ini, dioperasikan dari pukul 06:00 sampai 17:00 WIB sore hari.”
Selain pengaturan lalin, Jasa Marga juga menyiapkan Rest Area Favorite dengan pengaturan secara khusus. Seperti pengaturan one way di dalam Rest Area, serta meminimalisir tumpahan trafik ke ruas tol diluar Rest Area. “Kita juga siapkan sebanyak 49 Unit SPKLU untuk penyediaan charging kendaraan listrik,” tuturnya.
Diskon Tarif Tol
Menurut Lisye, tarif Tol Japek diberlakukan diskon 20% antara tanggal 3-5 April 2024. Hal ini dilakukan untuk mendorong agar calon pemudik mau berangkat lebih awal ke Trans Jawa khususnya sehingga tidak terjadi penumpukan yang tinggi pada puncak arus mudik.
Demikian juga arus balik, diskon diberlakukan untuk ruas Japek antara 17-19 April 2024. Diskon ini diberlakukan untuk pemudik dengan perjalanan terus menerus antara Jakarta sampai GT Kalikangkung, Semarang.
“Jangan lupa bagi pemudik untuk mengecek isi Saldo E Toll jangan sampai kurang. Demikain juga hindari waktu favorite seperti habis buka puasa serta habis sahur,” tutup Lisye. (*/fs)







Komentar