oleh

Jokowi Nyaleg di Jambi, Wasisto: Tren Elektabilitas PPP Terus Naik

POSKOTA.CO – Joko Widodo mencuri perhatian publik usai mendaftarkan diri sebagai bakal calon legislatif (Bacaleg) pada Pileg 2024 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Jambi. Dia maju sebagai bacaleg melalui Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Namun nama Joko Widodo dimaksud bukanlah Presiden ke-7 RI, melainkan kader dari partai berlambang Ka’bah. Bahkan, dalam kesehariannya kader PPP tersebut juga karib disapa Jokowi.

Pengamat politik dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Wasisto Raharjo Jati menilai kesamaan nama dengan kepala negara tidak secara otomatis mengatrol
elektabilitas bacaleg PPP bernama Joko Widodo tersebut.

“Saya pikir kemiripan nama itu lebih pada faktor kebetulan saja,” kata Wasisto kepada wartawan, Selasa (16/5).

Di sisi lain, Wasisto menambahkan bahwa elektabilitas partai politik (parpol) juga ditentukan dari soliditas di internal partai saat menghadapi dinamika politik khususnya menuju Pemilu 2024.

Berani dan Solid

Empat tahun belakangan PPP diterpa berbagai kisruh internal mulai dari kasus hukum, hingga pergantian Pucuk Pimpinan di Partai berlambang Ka’bah yang juga partai politik tertua di negeri ini, dan dalam setahun terakhir PPP mengukuhkan sejumlah kebijakan berani dan solid mengambil peran dan langkah dalam berpolitik.

“Saya pikir faktor internal PPP yang solid paska diterpa masalah internal menjadi salah satu faktor (naiknya elektabilitas),” tutur Wasisto.

Diketahui, berdasarkan hasil survei Charta Politika Indonesia elektabilitas PPP
meningkat dan menembus ambang batas parlemen 4,1 persen. Menurut Wasisto melesatnya elektabilitas itu turut dipengaruhi sikap politik PPP yang resmi mengusung Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.

“Saya pikir itu memang ada pengaruh. Namun perlu dilihat tren positifnya ke depan. Tren kenaikan elektabilitas paska dukungan pada GP (Ganjar Pranowo),” lanjut Wasisto.

Di sisi lain pada kontestasi politik lima tahunan ini, ada yang menarik. Joko Widodo, juga ikut serta meramaikan bursa BacalegPPP. Sosok Jokowi akan bertarung untuk berebut kursi di DPRD Provinsi Jambi, Daerah Pemilihan (Dapil) Alambarajo.

Namun, Jokowi yang dimaksud bukanlah Jokowi Presiden RI. Dia, adalah pemuda kelahiran 1987 berdarah Jambi dan Minang. Jokowi sendiri mengatakan bahwa namanya memang persis sama dengan Presiden RI.

Nama tersebut adalah pemberian ayahnya.yang diyakini bahwa pada jaman dulu seseorang yang bernama Jawa akan mudah mendapatkan pekerjaan.
“Dulu itu kan jaman Pak Suharto. Bapak saya bilang kalau mama Jawa yang berakhiran O, bisa mudah mendapatkan pekerjaan. Saya adalah Jambi Padang. Dapil Alambarajo. Saya berharap dan optimis bisa menang dalam Pileg nanti,” ujarnya. (bw)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *