oleh

Fokus Cetak 1.000 Sarjana Pertanian, Founder JHL Foundation Kebut Pembangunan SMK Pertanian

JAKARTA – Memiliki hati mulia sekaligus bela bangsa, Founder Yayasan JHL Merah Putih Kasih (JHL Foundation), Jerry Hermawan Lo menggandeng TNI Angkatan Darat (AD) membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Pertanian di wilayah Ciemas, Sukabumi, Jawa Barat.

Sekolah SMK Pertanian TNI AD ini nantinya berdiri di lahan Hanpangan Kostrad di Ciemas. Pembangunan sekolah SMK Pertanian tersebut kini terus dikebut. Ditargetkan sekolah anak bangsa itu rampung tahun ini, dan dapat beroperasi pada tahun ajaran 2025-2026.

“Rencana pembangunan selesai tahun ini agar operasional tahun ajaran bisa dilaksanakan tahun depan,” kata Jerry kepada awak media dikutip Minggu (23/6/2024).

Jerry mengungkapkan, bahwa sekolah SMK Pertanian itu baru diresmikan oleh Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, pada Selasa (4/6) lalu.

Setelah peresmian, ucap Jerry, langsung dilakukan pengerjaan bangunan aula dan juga asrama untuk tempat menginap anak didik. “Saat ini sedang pembangunan fisik aula dan asrama saja,” ucapnya.

Bos Group JHL ini menyebutkan, untuk tahun pertama SMK Pertanian akan mencetak 40 pelajar dan akan terus meluluskan ratusan hingga ribuan siswa yang memiliki bekal pandai dalam bertani.

Ditegaskan Jerry, untuk siswa SMK Pertanian itu nantinya tidak hanya berasal dari daerah sekitaran Sukabumi, melainkan juga dari seluruh pelosok negeri. “Tiap tahun kita ambil 40 siswa. Jadi total 120 siswa untuk 3 tahun,” urainya.

Jerry menegaskan, bahwa dirinya sangat fokus pada swasembada pangan. Pasalnya, sumber daya alam yang dimiliki Indonesia cukup melimpah dan tanahnya terbilang subur.

Menurutnya, ada 5 hal yang diperlukan agar Indonesia bisa semakin kuat dalam pengelolaan swasembada pangan. Yang pertama sumber daya alam. Dalam hal ini Indonesia memiliki sumber daya alam melimpah. Kedua adalah infrastruktur.

“Sejak kepemimpinan Presiden Jokowi (Joko Widodo) pembangunan infrastruktur sudah sangat luar biasa. Jadi pengangkutan hasil alam dari desa menuju kota sudah jauh lebih baik,” ujarnya.

Ketiga adalah penegakan hukum. Menurut Jerry, penegakan hukum di Indonesia sudah berjalan baik, dan yang keempat adalah sumber daya manusia (SDM).

Jerry ingin memperbanyak SDM yang bisa mengelola kekayaan alam dengan progam 1.000 sarjana pertanian.

Sedangkan yang terakhir adalah peran serta investor. Kata dia, Investor benar-benar sangat dibutuhkan. Dia berharap banyak pengusaha yang tertarik untuk membantu mengelola lahan-lahan yang ada di penjuru daerah.

Sehingga masyarakat di daerah pun memiliki kesempatan untuk meningkatkan kesejahteraan dari pemanfaatan lahan di bidang pertanian dan perkebunan.

“Sudah banyak pengusaha yang menghubungi saya dan tertarik untuk ikut serta dalam program mencetak 1.000 sarjana pertanian. Bahkan beberapa pengusaha ingin lahanya dikelola untuk bisa mendukung program ini,” katanya.

Antusiasme para pengusaha inilah yang semakin memantabkan Jerry bahwa program mencetak 1.000 sarjana pertanian adalah sesuatu yang bisa diwujudkan. “Ini semua demi Indonesia yang lebih kuat dalam swasembada pangan,” tutupnya. (*/ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *