oleh

Dukung Larangan Mudik, Washliyah, `Kebutuhan Keluarga Segera Kirim`

POSKOTA.CO – Organisasi Islam Al Jam`iyatul Washliyah mendukung larangan mudik Lebaran pada tahun ini, akan tetapi, kebutuhan yang awalnya untuk mudik sebaiknya segera dikirim kepada anggota keluarga di daerah asal.

Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr.H.Masyhuril Khamis mengemukakan itu saat pembukaan rapat perdana PB Al Washliyah yang digelar melalui daring dan luring, Minggu (2/5/2021) di Kantor Sekretariat PB Al Washliyah, Jalan Jenderal Ahmad Yani No 41 Rawasari Jakarta Pusat.

Rapat tersebut langsung dipimpin Ketua Umum PB Al Washliyah, Dr.H.Masyhuril Khamis didampingi Sekjen, Dr.H.Amran Arifin.

Al Washliyah, menurut Masyhuril Khamis, mendukung kebijakan pemerintah apabila dianggap tepat. Misal adanya larangan mudik untuk mencegah penyebaran Covid-19, maka Al Washliyah sebagai Ormas Islam mendukung kebijakan itu, Namun Al Washliyah bukan hanya sekadar mendukung, tapi sekaligus menyarankan agar kebutuhan untuk mudik hendaknya dikirim segera ke keluarga di daerah masing-masing. “Kami memberi dukungan pernyataan dalam bentuk rilis,” kata Masyhuril.

Sebaliknya mengenai pernyataan Menteri Agama mengenai doa bersama, Al Washliyah mengkritisinya dengan cara mengingatkan Menteri Agama untuk membaca fatwa MUI tentang doa bersama. Penolakan PB Al Washliyah, menurut Masyhuril Khamis,  dalam bentuk mengingatkan Manteri Agama membaca Fatwa MUI.

Rapat perdana PB Al Washliyah periode 2021-2026 itu berlangsung mulai pukul 14.00 Wib sampai dengan pukul 17.45 Wib, antara lain membahas pembagian tugas (job discription) serta rencana pembentukan pengurus majelis dan sejumlah lembaga sesuai kebutuhan pengurus baru. Rapat diakhiri dengan acara buka puasa bersama.

Hadir antara lain, Prof Dr H.Farid Wajdi Ibrahim MA, Drs.H.Rijal Naibaho, H.Ridwan Tanjung SH, Msi, H.Anas Abdul Jalil Lc M.Pd, Raditya Prawira SE, Wizdan Fauran Lubis SE, Drs.H.Mulkan Nasution MA, H.Gunawan Tarigan, Muhammad Razvi Lubis S.Sos, Ir.Teuku Afrizanur, Charles Purnama Siregar, Ahmad Kadir Tanjung, S.Fil I, MH, Drs.H. Darwis Rambe.

Sementara melalui meetting zoom, di antaranya Dr.H.Ismail Effendi M.Si, H. Mahmudi Affan Rangkuti SE, M.Ec dan lainnya.

Dalam rapat itu, Masyhuril Khamis, mantan Sekjen PB Al Washliyah ini juga memaparkan sejumlah program skala prioritas oleh setiap bidang. Ia berharap program kerja yang sudah digariskan dapat terlaksana.

Sesuai AD/ART hasil muktamar ke-22 lalu, ada enam majelis sebagai alat kelengkapan pengurus, yaitu majelis pendidikan, majelis amal sosial, majelis dakwah, majelis pengembangan dan pemberdayaan ekonomi, majelis kader dan majelis hubungan antar lembaga, sedangkan lembaga ada delapan, antara lain Sako Pramuka, Verifikasi Aset, Hisab dan Rukyat dan Penanggulangan Bencana.

Rapat tersebut berlangsung penuh keakraban dan kekeluargaan. Peserta rapat sepakat program kerja bidang dilakukan secara terkoordinasi dan saling mendukung. Diharapkan seluruh program unggulan sesuai amanat muktamar dapat terlaksana dengan baik, termasuk bidang pendidikan, dakwah, sosial. Sementara bidang-bidang lainnya  supaya sinergi  dengan tiga program utama tersebut.

Dalam rapat itu juga sempat disinggung mengenai peristiwa larangan penggunaan gedung sekolah Washliyah untuk latihan kader pelajar di Belawan, Sumatera Utara, yang sempat viral di media sosial. Masalah ini akan diatasi secara bersama-sama melibatkan semua unsur pengurus. [sir]

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *