oleh

Dirjen Veri Dorong Iklim Seimbang Pelaku Usaha dan Konsumen

-Nasional-34 views

POSKOTA.CO –  Dirjen Perlindungan Konsumen  dan  Tertib Niaga (PKTN), Veri Anggrijono, mengisyaratkan Kementerian Perdagangan terus mendorong iklim yang seimbang bagi pelaku usaha dan konsumen.

“Kemendag berkomitmen memudahkan pelaku usaha berbisnis sekaligus mendorong para pelaku usaha untuk memenuhi kaidah-kaidah perlindungan konsumen,” ujar Dirjen Veri kepada media, Jumat (13/11/2020). “Konsumen berdaya mampu mendorong pelaku usaha amanah,” tambahnya.

Untuk itulah, kata Veri Anggrijono, edukasi konsumen dibutuhkan agar lebih memahami hak-hak dan kewajiban yang bersinergi mendorong para pelaku usaha untuk meningkatkan kualitas produk dan  integritas layanannya demi kepercayaan konsumen dalam bersaing secara kompetitif.

Sebelumnya Mendag Agus Suparmanto menyatakan partisipasi aktif konsumen dalam menuntut hak dibutuhkan sebagai aspek vital dalam mewujudkan kontrol sosial di bidang perdagangan.

“Konsumen diharapkan berpartisipasi aktif dalam memberikan penilaian yang objektif bagi pelaku usaha agar tercipta transparansi dan kontrol sosial pada perdagangan,” ujarnya dalam perayaan puncak Hari Konsumen Nasional (Harkonas) tahun 2020 yang digelar secara virtual dan dihelat terbatas di Trans Studio Mall Cibubur, Cibubur, Jawa Barat, Kamis (12/11/2020).

Apalagi, kata Mendag Agus, perubahan pola belanja masyarakat ke belanja daring merupakan tren belanja terkini dan menuntut pemerintah untuk dapat merespons perubahan tersebut. Peraturan Pemerintah nomor 80 tahun 2019 tentang Perdagangan Melalui Sistem Elektronik sebagai wujud kepedulian pemerintah dalam upaya perlindungan konsumen di ranah digital.

Sementara Direktur Pemberdayaan Konsumen Ditjen PKTN Kemendag, Ivan Fithriyanto, mengatakan Harkonas 2020 bertema “Kepercayaan Bertransaksi Menuju Konsumen Berdaya” itu juga memberikan penghargaan sebagai penggerak  dan  contoh kepada enam kepala daerah Peduli Perlindungan Konsumen. Yaitu provinsi Aceh, Sumatera Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Keberdayaan Konsumen, terutama pengeluaran konsumsi rumah tangga, ternyata sangat besar berkontribusi bagi Produk Domestik Bruto (PDB). Selama lima tahun terakhir (2015–2019) mencapai rata-rata 55,4 persen. Artinya, konsumsi rumah tangga merupakan penopang terbesar pertumbuhan ekonomi Indonesia,” jelas Direktur Ivan. (dk)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *