JAKARTA – Pembayaran tunjangan profesi guru (TPG) triwulan (TW) 4 tahun 2024 dan TW 1 2025 yang terganjal mulai ada titik terangnya. Menurut Dirjen Guru Tenaga Kependidikan dan Pendidikan Guru (GTKPG) Kemendikdasmen Nunuk Suryani, semua TPG akan dicairkan tahun ini, bahkan termasuk tunjangan tahun lalu.
“Sebenarnya ini sumbernya dari usulan daerah. Jika usulan masuk tepat waktu, maka pembayarannya tidak akan terlambat,” kata Dirjen Nunuk dalam diskusi bersama Forum Wartawan Pendidikan (Fortadik), Rabu (04/06/2025).
Dia menambahkan, pemerintah setiap tahun menerbitkan dua SK pembayaran TPG (satu SK per semester). Jika pemda mengajukannya lama karena dengan berbagai pertimbangan, maka pembakaran tidak bisa ontime.
Contohnya, di Kabupaten Bojonegoro dan daerah lainnya yang TPG triwulan 4 tahun 2024 belum cair karena pengajuan daerah yang terlambat. Namun, Dirjen Nunuk memastikan TPG tetap akan dibayarkan melalui mekanisme carry over tahun ini.
Selain itu, masalah TPG belum cair bisa disebabkan karena gurunya tidak memenangkan ketentuan jam mengajar. “Jadi, walaupun beserdik, tetapi jam mengajarnya tidak terpenuhi ya, TPG tidak bisa dicairkan. Satu hal lagi, tidak ada TPG yang dihilangkan atau tidak dibayarkan sekalipun tahun ini sudah ada mekanisme baru pembayaran TPG,” tegasnya.
Sebelumnya, para guru PPPK heran TPG triwulan 1 2025 belum juga cair hingga Juni ini. Padahal guru PNS sudah mendapatkan TPG triwulan 1. Baca Juga: Sebegini Anggaran Pendidikan 2026, Ada untuk TPG 1,5 Juta Guru PNS & PPPK
“Ada apa ya, kok tunjangan profesi guru (TPG) triwulan 1 belum kunjung cair, padahal Pak Mendikdasmen janji sebelum lebaran sudah bisa dinikmati,” kata eks Ketua Forum Guru Honorer Lulus Passing Grade Kab. Sampang (FGHLPGKS) Siti Rofiani baru-baru ini.
Tunjangan Sertifikasi Pendidik Belum Cair
Dia mengungkapkan, banyak guru PPPK yang khawatir karena TPG triwulan 2 sudah mau cair lagi, tetapi tunjangan sertifikasi pendidik (serdik) periode Januari-Maret 2025 belum juga cair. Guru PPPK di Kabupaten Bojonegoro malah TPG triwulan 4 (TW 4) tahun 2024 belum cair hingga saat ini.
Anehnya, Guru PNS sudah terima TPG TW 4. Mereka bertanya-tanya, apakah TPG TW 4 akan cair atau hilang, karena sudah ganti tahun. Pada Maret 2025, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti menyampaikan bahwa sebanyak 1.869.766 guru PNS, PPPK, dan honorer akan menerima tunjangan yang langsung ditransfer ke rekening masing-masing.
Rinciannya; sebanyak 1.476.964 guru ASN PPPK maupun PNS ditransfer langsung dari pusat ke rekening masing-masing guru. Lalu, sebanyak 392.802 guru honorer atau non-ASN ditransfer langsung dari rekening Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
“Transfer langsung tanpa mekanisme mampir ke rekening pemda ini diharapkan sebagai hadiah Lebaran dari pemerintah untuk para guru,” kata Mendikdasmen Abdul Mu’ti dalam laporannya pada peluncuran kebijakan penyaluran tunjangan guru aparatur sipil negara (ASN) daerah langsung ke rekening guru penerima.
Menteri Mu’ti menyampaikan, transfer langsung dilaksanakan mulai Maret Syaratnya data nomor rekening sudah terverifikasi dan tervalidasi. “Dana akan ditransfer apabila data-data telah sesuai,” tutur Mendikdasmen.
Presiden Prabowo Subianto sendiri menyambut baik inisiatif Kemendikdasmen meluncurkan mekanisme baru, dengan mengirim tunjangan guru ASN daerah langsung ke rekening guru. Dia menegaskan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam membangun bangsa dan mencapai kesejahteraan.
Oleh karena itu, pemerintah menempatkan pendidikan di posisi teratas dalam anggaran negara. “Sesungguhnya dalam pembangunan suatu bangsa, satu-satunya jalan menuju keberhasilan suatu negara, keberhasilan suatu bangsa, pada dasarnya adalah pendidikan. Pendidikan akan menentukan apakah bangsa itu bisa jadi sejahtera, bisa jadi makmur,” tuturnya. Presiden menegaskan pemerintah sangat berpihak pada dunia pendidikan. Salah satunya dibuktikan dengan penyaluran tunjangan guru langsung ke rekening penerima. “Birokrasi harus cepat, efisien, dan tepat agar tidak ada pungutan-pungutan. Jangan bikin rakyat susah,” ujarnya. (fs)







Komentar