POSKOTA.CO-Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) dalam rangka mengamankan pasokan energi menjelang Hari Raya Iedul Fitri 1444 H resmi dibuka. Tahun ini, Badan Pengatur Hilir Minyak dan Gas Bumi (BPH Migas) kembali ditunjuk sebagai Koordinator Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 1444 H.
“Atas nama Menteri ESDM Bapak Arifin Tasrif, Bapak Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM mengeluarkan Keputusan Menteri ESDM tentang Tim Posko Nasional Sektor Energi dan Sumber Daya Mineral Dalam Rangka Koordinasi Pengawasan, Penyediaan, dan Pendistribusian Bahan Bakar Minyak, Gas, Listrik, serta Antisipasi Kebencanaan Geologi Untuk Mengamankan Hari Raya Idul Fitri 1444 H/Tahun 2023. Kepala BPH Migas kembali ditunjuk sebagai Ketua Posko Nasional Sektor ESDM Hari Raya Idul Fitri 1444 H,” ucap Kepala BPH Migas Erika Retnowati, Senin (10/4/2023).
Erika mengungkapkan bahwa Posko yang akan berjalan dari sejak 10 April 2023 hingga 2 Mei 2023 mendatang ini melibatkan berbagai pihak, baik internal Kementerian ESDM maupun lintas instansi. Melalui semangat Kolaborasi dan Sinergitas antar instansi ini, diharapkan Posko Nasional Sektor ESDM dapat berjalan dengan lancar dan masyarakat Indonesia dapat merayakan Hari Raya Idul Fitri 2023 dengan suka cita.
Sinergitas ini melibatkan KORLANTAS POLRI, terkait dengan adanya rute-rute yang dilakukan pembatasan ataupun titik-titik kemacetan. Kementerian Perhubungan baik Perhubungan Darat, Laut dan Udara, terkait dengan peningkatan aktivitas pergerakan orang dengan transportasi umum maupun kendaraan pribadi. Badan Pengatur Jalan Tol dan PT Jasa Marga, terkait dengan kesiapan Jalur Tol dan Fasilitas Rest Area di Ruas Tol. Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika, terkait prakiraan cuaca untuk antisipasi daerah-daerah rawan bencana dan cuaca ekstrim.
“Dengan Sinergitas ini diharapkan hal-hal yang menjadi hambatan maupun kendala, dapat kita antisipasi di awal dan teratasi dengan lebih sigap,’ lanjut Erika.
Erika menegaskan, proses pemantauan kondisi energi baik secara daring maupun kunjungan langsung ke lapangan juga dilakukan sebagai upaya antisipasi, terutama di wilayah yang mayoritas merayakan Hari Raya Idul Fitri 1444H , daerah wisata yang menjadi destinasi masyarakat, jalur lintas utama maupun logistik, serta wilayah rawan kemacetan maupun rawan bencana.
Berdasarkan hasil laporan anggota Posko, telah disampaikan beberapa hal oleh masing-masing unit dan instansi dari Sub Sektor ESDM, di antaranya:
Minyak dan Gas Bumi
Selama periode Posko Hari Raya Idul Fitri Tahun 2023, BPH Migas dan Pertamina menyiagakan 114 Terminal BBM, 7.491 SPBU dan 68 DPPU, serta menyiagakan fasilitas tambahan di wilayah-wilayah dengan demand tinggi. Secara umum kondisi Ketahanan Stok BBM aman, baik Gasoline maupun Gasoil, dengan Ketahanan Stok diatas 16 Hari.
“Diprediksi akan terjadi peningkatan demand harian BBM selama Hari Raya Idul Fitri Tahun 2023, Gasoline meningkat sekitar 10,3%, Avtur meningkat sekitar 7,3% sedangkan Kerosene diperkirakan turun sekitar 1,4% dan Gasoil turun sekitar 8,7%,” jelas Erika.
Tersedianya 23 Terminal LPG, 667 SP(P)BE dan 5.471 Agen LPG, dengan kondisi Stok LPG nasional aman, coverage days LPG nasional berkisar antara 15 s.d. 17 hari. Selama periode Satgas RAFI 2023, penyaluran LPG diproyeksikan sebesar 29.223 MT/hari atau meningkat 4,7% apabila dibandingkan dengan penyaluran normal (27.899 MT/hari).
Secara umum, penyaluran gas dari 29 Wilayah Kerja yang terdiri dari 24 KKKS kepada 2.504 Pelanggan Komersial dan Industri, 1.926 Pelanggan Kecil, 833.909 Sambungan Rumah Tangga, dan 9 Power Plant PLN Group melalui 25.850 km jaringan pipa gas, 13 SPBG, 3 MRU, dan 3 LNG Terminal, andal dan aman.
“Prediksi peningkatan realisasi penyaluran BBG selama Hari Raya Idul Fitri sebesar 43,1% bila dibandingkan dengan tahun 2022,” ucapnya. (*/fs)







Komentar