oleh

Gegara Celamitan, Pacar Jadi Pendarahan

Mau jadi apa tau oknum mahasiswa satu ini.  Ketika para mahasiswa lain sedang sibuk dengan kuliah online lantaran pemberlakuan PSBB, Herman yang mahasiswa semester VII jurusan manajemen di sebuah perguruan tinggi swasta di Lamongan, Jawa Timur ini, justru ‘ nguliahin’ ABG di warung internet.

Di masa PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar) pelajar dan mahasiswa diinstruksikan untuk Learn From Home atau Belajar di Rumah.  Hal ini dimaksudkan salah satunya supaya tidak terjadi sentuhan fisik antara satu manusia dengan manusia lainnya supaya bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Di mata Herman,  PSBB diartikan sebagai Pendekatan Seksual Basah-Basahan. Tak punya duit buat boking hotel,  warung internet pun bisa dijadikan tempat yang bisa bikin INtim TERus sambil NETek.  Apalagi tarif Warnet sekarang murah meriah ,  cuma Rp 3.000 perjam.  Bahkan ada paket 5 jam Rp 10.000,-

Tak perduli bahwa tempat atau   teman ‘sempit-sempit’.  Makin sempit terasa makin menjepiit.

Ketika booming puluhan tahun lalu, Warnet memang menjadi tempat favorit para pelajar dan mahasiswa untuk mengerjakan tugas,  mulai dari membuat makalah,  skripsi atau browsing internet. Cuma kini setelah harga telpon genggam makin terjangkau dan paket internet makin murah,  keberadaan Warnet makin ditinggalkan.

Kalaupun masih ada yang datang ke Warnet,  kebanyakan bocah yang main game online. Selebihnya,  ya manusia macam Herman itu yang menjadikan Warnet sebagai ‘warung netes’,  meneteskan gairah dan asmara bersama Titin, ABG pujaan hatinya.

Entah karena ada sensasi tersendiri atau dasar Herman yang ‘celamitan’ alias mencari celah kenikmatan, perbuatan yang sama dan serupa diulang kembali di tempat yang sama. Namun barangkali karena Herman terlalu nafsu, ‘ browsing’ yang kedua kalinya, mungkin karena ‘sinyalnya’ terlalu kenceng, Titin pun mengalami Pendarahan.

Oleh sang pacar pun Herman akhirnya dilaporkan ke Polres Lamongan. Dari kamar Warnet yang sempit, Herman pun kembali ke kamar yang sempit, kamar tahanan. Akibat tidak bisa menahan hawa nafsu, ya rasakan Man dingginnya kamar tahanan. ( agus suzana)
Catatan: nama-nama dalam peristiwa ini sengaja disamarkan.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *