oleh

Warga Depok Minta Pemerintah Perlebar Jalan Raya Muchtar dan Sawangan

-Megapolitan-106 views

POSKOTA.CO – Pemakai kendaraan dan warga Bojongsari dan Sawangan mengeluhkan kemacetan serta antrean kendaraan di ruas Jalan Raya Muchtar dan Jalan Raya Sawangan hingga 4 kilometer setiap hari, terlebih saat hari Sabtu dan Minggu akibat sempitnya ruas jalan utama yang sudah puluhan tahun tidak pernah ada pelebaran jalan sama sekali.

“Kemacetan dan antrean kendaraan sudah bukan cerita baru karena terjadi hampir beberapa tahun belakangan akibat jalan tidak lagi mampu menampung padatnya kendaraan baik dari arah Bojongsari maupun Perumnas Depok Satu setiap hari terlebih saat hari Sabtu dan Minggu,” kata Arilaksana, warga perumahan Bukit Rivaria Bedahan, Kecamatan Sawangan, Minggu (15/11/2020).

Pelebaran sudah sepantasnya dilakukan karena badan Jalan Raya Muhtar dan Jalan Raya Sawangan tidak mampu lagi menampung kendaraan milik warga baik dari wilayah Parung, Kecamatan Bojongsari, Kecamatan Sawangan, Kecamatan Cinere, Kecamatan Cipayung, Pancoran Mas dan lainnya.

Menurut Arilaksana, pelebaran badan jalan sangat perlu terlebih Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) sudah berfungsi dengan pintu masuk dan keluar di Jalan Raya Sawangan.

“Belum lagi kendaraan dari arah Cinere, Pasir Putih, Bojongsari, Sawangan, Cipayung, Limo hingga Pancoran Mas,” tuturnya.

Banyaknya pertigaan keluar masuk kendaraan warga dari pemukiman menuju Jalan Raya Sawangan maupun Jalan Raya Muhtar menambah parah kamacetan serta antrean kendaraan di ruas jalan utama yang menjadi kewenangan pemerintah pusat tersebut.

“Kami berharap Pemkot Depok terus melobi pemerintah pusat dan Provinsi Jawa Barat dalan upaya pelebaran dua badan jalan utama ini,” ucapnya.

Sementara itu, calon wali kota Depok nomor urut 2 Mohammad Idris saat dialog dengan warga Perumahan Bukit Rivaria Bedahan, mengaku sudah berulang kali berkoordinasi dan melobi pemerintah pusat, karena Jalan Raya Muchtar dan Jalan Raya Sawangan menjadi kewenangan pemerintah pusat baik perbaikan, pelebaran hingga pengaspalan jalan tersebut.

“Kedua jalan utama itu yang menjadi jalan terusan menjadi kewenangan pemerintah pusat,” ujarnya sambil menambahkan, sebetulnya sudah sempat akan diperlebar Jalan Raya Muchtar dan Jalan Raya Sawangan namun dananya pembebasan bangunan milik warga untuk pelebaran jalan tersebut diserahkan ke Pemkot Depok,” katanya.

Ditambahkan Idris, Pemkot Depok tidak punya dana untuk membebaskan lahan milik warga sepanjang pinggir Jalan Raya Muchtar dan Jalan Raya Sawangan, sehingga kembali dilimpahkan ke pemerintah pusat dan hingga kini terus dilakukan pendekatan ke pemerintah pusat agar terealisasi pelebaran jalan tersebut.

“Insya Allah… Koordinasi dan pendekatan ke pemerintah pusat secara intens terus dilakukan Pemkot Depok agar terealisasi program pelebaran di dua jalan utama tersebut,” tutupnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *