oleh

Urban Farming RT 06/06 Srengseng Diresmikan, Lahan Minimal dengan Hasil Optimal

JAKARTA – Kelas Berkebun Mandiri Sedap Malam RT06 RW06 Kelurahan Srengseng, Jakarta Barat ini layak jadi percontohan untuk program urban farming atau pertanian perkotaan. Meski dengan luas lahan hanya sekitar 60 meter persegi tersebut, namun hasilnya sangat optimal.

Lahan berkebun yang berada di tengah pemukiman warga tersebut, Rabu (18/9/2024) diresmikan oleh Lurah Srengseng, Adith Pratama. Peresmian dengan penandatangan prasasti yang dilakukan Lurah, ketua RW06 dan ketua RT06, bersamaan dengan penilaian lomba tanam labu madu (Taladu) tingkat Kota Jakarta Barat. Dimana Kelas Berkebun Mandiri Sedap Malam RT06 RW06 maju dalam lomba mewakili Kecamatan Kembangan.

Sempitnya luas lahan tidak menjadi kendala untuk mendukung program urban farming dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan. Dengan luas sekitar 60 meter persegi, lahan tersebut ditanami 23 pot labu madu dan sudah berbuah 74 labu. Tentu hal ini bisa menjadi contoh, bagi warga untuk memanfaatkan lahan atau halaman pekarangan rumahnya untuk dibuat lahan pertanian.

Di lahan tersebut tidak hanya ditanami labu madu, tapi beragam tanaman. Seperti tanaman obat keluarga (Toga), sayuran, pohon mangga, buah melon dan lain-lain.

Lurah Srengseng, Adith Pratama mengaku sangat mengapresiasi apa yang telah dilakukan oleh warganya di RT06 RW06. Dimana mampu memanfaatkan lahan sempit dipermukiman untuk lebih berguna, dengan dijadikan lahan urban farming.

“Kami sangat mengapresiasi, dan ini merupakan satu kesuksesan dan keberhasilan dari warga. Apalagi berhasil maju dalam lomba tingkat Kota Jakarta Barat mewakili Kecamatan Kembangan,” ujar Adith, Kamis (19/9/2024).

Dikatakan urban farming diinisiasi oleh Pemkot Jakarta Barat dan ditindaklanjuti pihak kelurahan. Dimana sebelumnya sudah ada pemberdayaan melalui penataan kawasan dan saat ini maju lomba tanam labu madu. “Harapannya tidak hanya berhenti pada lomba namun harus terus ditingkatkan,” kata Adith.

Lurah Srengseng berharap urban farming di RT06 RW06 dapat dijadikan contoh oleh RT dan RW lainnya di wilayahnya, untuk terus mengembangkan pertanian perkotaan untuk mendukung program ketahanan pangan. “Harapannya wilayah lain juga tergerak untuk mengembangkan urban farming dengan memanfaatkan lahan yang ada, sehingga bisa terwujud ketahanan pangan,” harap Adith. (ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *