oleh

Ujang Bersama Istri dan Empat Anaknya, 6 Tahun Tinggal di Gubuk Kambing

POSKOTA.CO – Potret kemiskinan diwilayah Kabupaten Bogor masih belum tuntas. program rumah tidak layak huni yang dibangun melalui dana APBD ternyata belumlah cukup. Buktinya masih ada warga yang tinggal di gubug rewot hingga belasan tahun.

Kondisi ini dialami keluarga Ujang (50). Pria tuna daksa yang tinggal bersama istrinya, Ai Nurhayati dan ke empat anaknya dalam gubug yang berhimpitan dengan kandang kambing disebelahnya.

Sudah 6 tahun Ujang bersama keluarganya tinggal di gubug rewot yang berlokasi di Desa Pasir Jaya, Rt 02/04, Kecamatan Cigombong, Kebupaten Bogor.

Gubug bekas warung tak terpakai ini berukuran 3×3. Ironisnya, gubug yang ditempati, tidak tersedia MCK dan fasilitas lainnya.

Ujang mengaku, beruntung sudah mendapatkan bantuan PKH dari Pemerintah. Namun bantuan ini tidak cukup bertahan hingga sebulan, karena ia harus menfkahi istri dan 4 orang anaknya.

Untuk mencukupi kebutuhan tersebut, Ujang yang memiliki keterbatasan tubuh, mencari nafkah tambahan dengan cara bertani dan memilihara ternak kambing tetangga yang hasilnya dibagi dua.

“Kamis (28/5/2020) tadi pagi, gubuk nyaris ambruk. Untung saat mau roboh, ada tamu dari Ketua dan anggota Ormas BBRP Zona 7, Haji Agus Mulyadi dengan membawa bantuan sembako. Saya dibantu memperbaiki,” kata Ujang.

“Atap bocor saat hujan. Kamar tidur juga bersebelahan dengan kandang kambing. Saya miskin, tapi saya menikmati hidup dari segala kekurangan,”kata Ujang lagi sambil menangis.

Agus Mulyadi yang melihat kondisi rumah Ujang mengaku, dirinya cukup prihatin dengan kondisi ini.

“BBRP ZONA 7 siap bergotong royong bersama anggota dan pihak lain untuk membantu agar Ujang dan keluarga bisa memiliki rumah yang layak berikut tanahnya,” kata Haji Agus Mulyadi.

Pihak Kepala Desa setempat berjanji, akan membantu agar lahan yang ditempati Ujang bisa dihibahkan, dan jika sudah oke pihak desa akan membantu dengan program Rutilahu. (ymd)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *