oleh

Terkait Pengadaan Incinerator Sampah, Sekretaris DPD Partai Golkar Depok: Calon Wali Kota Supian Suri Jangan Asal Bicara

DEPOK – Sekretaris DPD Partai Golkar Depok, Dindin Safrudin mengatakan pernyataan calon Wali Kota Depok nomor urut 2 Supian Suri yang menyebutkan bahwa Imam Budi Hartono sebagai orang yang merekomendasikan keberadaan alat penanganan sampah atau pengadaan incinerator  di Tempat Pembuangan Sampah (TPS) Depok II Tengah dinilai hanya untuk mengejar kepentingan pribadi.

“Melihat komentar di beberapa media Kota Depok terkait ucapan calon wali kota Depok Supian Suri yang sempat menjabat Sekretaris Daerah (Sekda) Depok menilai jangan asal bicara dan terkesan hanya ingin menjatuhkan calon wali kota Imam Budi Hartono dalam Pilkada Depok 2024,” tegas Sekretaris DPD Partai Golkar Depok, Dindin Safrudin, Kamis (7/11).

Terlebih ada informasi ada anggaran mencapai Rp5 miliar dengan menjelaskan bahwa punya data terkait dana tersebut. Namun semua itu keliru karena data yang sebenarnya soal mesin incinerator yang di uji coba di Pasar Cisalak selama dua pekan, dan tidak sesuai spek sehingga dibongkar harganya  Rp 1,5 miliar bukan Rp 5 miliar.

“Adanya penjelasan itu ke media tentunya hanya mencoba menetralisir raihan suara nomor urut 2 di Pilkada Depok tahun 2024,  yang menilai sangat tidak bermutu dalam persaingan dalam Pilkada Depok 2024 ini,” ujar Dindin.

Pemkot Depok sekarang ini mendapatkan hibah dari pemerintah pusat sebanyak tiga alat incinerator, namun masih dalam proses kajian dan kabarnya sudah selesai kajian.

Sementara itu, Cahyo Putranto Budiman, Pemerhati Pembangunan Kota Depok, menilai pernyataan calon wali kota Depok Supian Suri ke beberapa media di Depok dinilai sangat tidak beralasan dan hanya ingin menyenangkan pengikutnya saja.

“Tolong jangan asal tuduh dan bicara jika tidak memiliki bukti yang valid karena akan terkena dampaknya,” tuturnya.

Diakui Cahyo, bahwa ada pesan dari Bang Pradi Supriatna bahwa dirinya akan menjaga integritas dan nggak mau nyerang kelemahan orang. “Saya ingin bersaing di treck yg lurus saja dan gak mau mendahului di tikungan,” tuturnya. (anton)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *