POSKOTA.CO – Warga Komplek Griya Agung, ngedumel saat melewati Jalan Cempaka Baru Timur RW 05, Cempaka Baru, Kemayoran. Pasalnya, jalan tersebut terhalang truk bongkar muat barang material proyek pengerjaan Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta.
Selain itu, tumpukan karung proyek pengerjaan tersebut diletakan di jalanan sehingga jalan menyempit yang memicu kemacetan lalu lintas (lalin).
“Waduh itu truk bongkar muat barang material proyek pengerjaan. Kenapa kerjanya di jalanan. Kan, jadi bikin nacet jalan aja. Itu pekerjaan juga nggak ada sosialisasinya maupun pemberitahuan kepada warga,” keluh Budi, Kamis (11/11/2021).
Sementara itu, Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Pro Jokowi (Projo) A. Madjid membenarkan, banyak keluhan dari warga di dua RT di RW 05, Cempaka Baru, Kemayoran, Jakarta Pusat akibat dari pengerjaan proyek tersebut.
“Warga mengeluh melewati, Jalan Cempaka Baru susah lewat karena ada truk bongkar muat. Ditambah lagi ada bekas galian tanah yang dimasukan ke dalam karung ditumpuk dI jalanan dan truk yang menurunkan bahan material proyek itu gede-gede banget,” ungkap Madjid,
Dia menegaskan, semestinya pihak Dinas dan Kelurahan Cempaka Baru dan pengurus RW 05 yang mengetahui ada pengerjaan proyek tersebut mensosialisasikan kepada warga setempat.
“Informasinya pengerajaan proyek itu untuk sumur resapan. Tapi ini main gali-gali aja tanpa ada pemberitahuan ke warga sehingga bikin susah jalan dan warga kecewa berat,” tandasnya sambil menambahkan keluhan warga segera dilaporkan ke Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.
Hingga berita ini diturunkan, Kepala Dinas (Kadis) Sunber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Yusmada saat dikonfirmasi pengerjaan proyek itu melalui telepon belum menjawab. (van/bw)







Komentar