BOGOR — Ratusan warga dari sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor menggelar aksi demonstrasi dengan cara konvoi kendaraan menuju pusat pemerintahan di Cibinong, Senin (4/5/2026). Aksi tersebut dilakukan untuk menyuarakan tuntutan pembukaan kembali aktivitas tambang legal di daerah mereka.
Massa aksi berasal dari wilayah Rumpin, Parungpanjang, dan Cigudeg. Mereka bergerak secara beriringan menggunakan berbagai jenis kendaraan, seperti bus, truk, hingga mobil bak terbuka.
Sepanjang perjalanan, rombongan terlihat melintasi sejumlah ruas jalan utama, termasuk kawasan Ciseeng. Kendaraan yang digunakan dipenuhi poster dan spanduk bertuliskan AMCRP, singkatan dari Aliansi Masyarakat Cigudeg Rumpin Parungpanjang.
Salah satu warga Ciseeng, Madroni (43), mengaku menyaksikan langsung iring-iringan tersebut sejak pagi. Ia menyebut konvoi mulai terlihat sekitar pukul 09.30 WIB dan jumlah peserta cukup besar dengan atribut yang seragam sebagai identitas kelompok.
Sementara itu, Kapolsek Parung Kompol Maman Firmansyah membenarkan adanya pergerakan massa yang melintas di wilayah hukumnya. Ia menjelaskan bahwa rombongan bergerak menuju Kantor Bupati Bogor untuk menyampaikan aspirasi mereka.
Untuk mengantisipasi dampak terhadap lalu lintas, pihak kepolisian menempatkan personel di sejumlah titik strategis.
Dua lokasi yang menjadi fokus pengamanan adalah Simpang Tiga Putat Nutug dan Simpang Empat Ciseeng, yang dikenal sebagai jalur dengan aktivitas kendaraan cukup padat.
Polisi juga melakukan pengaturan lalu lintas guna mencegah kemacetan serta menjaga kelancaran mobilitas warga.
Masyarakat diimbau untuk sementara waktu menghindari jalur yang dilalui massa dan menggunakan rute alternatif.
Selain itu, pengguna jalan diminta tetap tertib dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi menjaga keamanan dan keselamatan bersama selama aksi berlangsung. (yopy/fs)







Komentar