oleh

Polri Peduli, Polrestro Tangerang Bedah Rumah Guru Ngaji di Benda

POSKOTA.CO – Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang melalui Polsek Benda melaksanakan Program Polri Peduli terhadap warga tidak mampu berupa perbaikan sebuah rumah atau tempat tinggal yang tidak layak huni di bedah menjadi rumah layak huni.

Pelaksanaan Program Polri Peduli itu ditandai dengan peletakan batu pertama renovasi oleh Kapolres Metro Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho, melalui rilis yang diterima POSKOTA.CO, Jumat (27/1/2023).

Pemilik rumah tersebut adalah Ustaz Asmat (80) yang berprofesi sebagai guru mengaji bagi anak-anak di lingkungannya, yakni di Jalan Siswa Raya RT 02/RW 02 Kelurahan Belendung, Kecamatan Benda, Kota Tangerang.

“Dengan Program Polri Peduli ini, alhamdulillah rumah Ustaz Asmat bisa kita renovasi menjadi layak huni. Terlebih bapak Asmat merupakan guru mengaji di daerah,” ini tutur Zain didampingi Kapolsek Benda Kompol Endang Sukmawijaya, melalui rilis yang diterima POSKOTA.CO, Minggu (29/1/2023).

Menurut Zain, rumah Ustaz Asmat ini sebenarnya sudah masuk sasaran Program Bedah Rumah pemerintah daerah di tahun 2022 kemarin, Namun karena biaya yang cukup besar dan anggaran yang tersedia tak mencukupi maka belum bisa terlaksana.

Melihat kondisi rumah Ustaz Asmat, tambah Zain, dirinya kemudian segera berinisiatif memprakarsai bedah rumah dibantu beberapa perusahaan melalui CSR nya. “Memang kondisi rumahnya saat dicek sudah sangat memprihatinkan. Terlebih jika musim hujan, selain bocor, air juga naik ke atas menggenangi rumah,” ujarnya.

Polisi berharap setelah rumah selesai direnovasi dapat digunakan untuk mendukung kegiatan pengajian anak dilingkungan tersebut. “Kami berharap setelah rumah itu jadi, bisa mendukung kegiatan pengajian anak anak di wilayah ini. Insya Allah akan selesai dalam satu bulan,” kata Zain.

Sementara itu, Camat Benda Boyke Urif Hermawan menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Kapolres Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dan jajaran, serta semua pihak yang telah membantu terselenggaranya bedah rumah ini.

Boyke pun membenarkan, upaya untuk bedah rumah Ustaz Asmat ini memang sudah pernah direncanakan pada tahun lalu. Lantaran anggaran dari Pemkot Tangerang hanya Rp20 juta, setelah dirinci ternyata anggaran tersebut tak mencukupi, hingga akhirnya harus tertunda. “Alhamdulillah, Program Polri Peduli ini telah memberikan solusi dan bantuan untuk saling melengkapi kekurangan,” tandasnya. (*/imam)

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *