JAKARTA – Meski menjadi korban dalam aksi demonstrasi, Polda Metro Jaya tetap menjalankan tugasnya memberikan pelayanan bagi masyarakat Jakarta. Salah satunya menggelar gerakan pangan murah di halaman parkir Gedung Promoter yang dilaksanakan Rabu (3/9/2025).
Dalam gerakan pangan murah kali ini, mereka menyasar driver ojek online (Ojol) dan masyarakat dengan menyediakan satu kantong seberat 5 kg seharga Rp55.000. Kegiatan ini sebagai bentuk kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat dan untuk menjaga Jakarta tetap aman dan kondusif.
Pada kegiatan tersebut, antusias warga cukup tinggi dan sejumlah pejabat hadir di tenda pangan murah. Seperti Direktur Kriminal Khusus (Dirkrimus) Polda Metro Jaya, Kombes Ade Safri Simanjuntak, yang merupakan Kasatgas pangan daerah Polda Metro Jaya, didampingi Kasubdit Indag Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, AKBP M Ardila Amry, selaku Kasubsatgas Pangan Daerah Polda Metro Jaya.
Salah satu driver Ojol, Yusuf mengaku, sangat terbantu karena mendapat harga beras yang murah dari jajaran Polda Metro Jaya. Apalagi kondisi Jakarta yang masih mencekam membuat pendapatannya sepi. “Alhamdulillah, ini bentuk kepedulian dari aparat kepolisian kepada masyarakat khususnya para driver Ojol,” katanya.
Atas hal tersebut, Yusuf berharap, masyarakat tetap menjaga Jakarta demi terciptanya situasi yang aman dan kondusif agar tidan terjadi perpecahan sesama anak bangsa. “Sekali lagi saya ucapkan terimakasih kepada bapak polisi karena sudah berikan pangan murah untuk saya dan keluarga,” ujarnya.
Sementara itu, Rudi driver ojol lainnya mengaku, dirinya merasakan kebaikan aparat kepolisian di tengah-tengah perekonomian masyarakat yang sulit. Pangan murah yang digelar adalah bukti bagaimana Polri dekat dengan masyarakat karena membantu dengan berbagai cara.
“Terimakasih untuk bapak polisi, pangan murah sangat bermanfaat. Saya sudah beberapa kali beli beras dari pangan murah yang digelar Polri,” imbuh Rudi.
Rudi juga mengapresiasi Polda Metro Jaya dan berharap kegiatan pangan murah ini bisa terus digelar demi membantu memenuhi kebutuhan masyarakat dan driver Ojol. “Kalau bisa setiap hari digelar biar kami enggak kesusahan beli beras murah,” tukasnya. (Ifand/mk)







Komentar