JAKARTA – Penjabat (Pj) Gubernur Jakarta, Teguh Setyabudi berharap penyelenggaraan Seminar Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2024 yang diinisiasi Inspektorat Jakarta dalam penguatan pencegahan tindak pidana korupsi pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta membawa dampak bagi semua.
“Harapan saya dengan seminar ini membawa dampak bagi semua. Khususnya bagi Pemprov yang mendapatkan pencerahan seputar mekanisme pengadaan barang dan jasa sehingga berjalan sesuai aturan,” ungkap Teguh saat memberikan pengarahan di acara seminar berlangsung di salah satu hotel di kawasan Pecenongan, Kebon Kelapa, Gambir, Jakarta Pusat pada, Kamis (12/12/2024).
Teguh menerangkan, bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jakarta menaati aturan pengadaan barang dan jasa yang berlaku.
“Teman terbaik adalah regulasi sebagai acuan bagi semua dalam pengadaan barang dan jasa yang masih menjadi area rawan korupsi,” ucap Teguh.
Menurut Teguh, sekitar 50 persen APBD merupakan pengadaan barang dan jasa yang nilainya cukup besar.
“Saya berharap setelah mendengar hal-hal yang dibahas di seminar bisa menjadi acuan penyempurnaan terkait regulasi pengadaan barang dan jasa,” pungkasnya.
Karena Pemprov Jakarta, sambung Teguh berkomitmen melakukan pengadaan barang dan jasa yang efisien, efektif, transparan serta akuntabel.
Oleh karena itu, Teguh menegaskan untuk seluruh proses pengadaan barang dan jasa di lingkungan Pemprov sesuai ketentuan yang berlaku, tanpa ada unsur conflict of interest.
Sebab pihaknya menargetkan penetapan APBD tahun 2025 sebelum tanggal 20 Desember 2024. Sehingga, awal Januari sudah dapat dilaksanakan.
“Seluruh pekerjaan memiliki risiko. Jadi, kita harus bekerja sebaik mungkin sesuai regulasi yang berlaku,” tegasnya.
Inspektur Provinsi Jakarta Dhany Sukma menambahkan, tujuan dari kegiatan seminar ini untuk memitigasi resiko dari hal-hal yang menimbulkan korupsi.
“Pertemuan ini menjadi media untuk mencari solusi terbaik supaya jajaran Pemerintahan Jakarta benar-benar menjalankan tata pemerintah yang bersih,” ungkapnya. (van)








Komentar