DEPOK – Peranan pemuda atau kalangan remaja di Kota Depok termasuk jurnalis atau wartawan untuk mengawal serta menyampaikan informasi maupun pemberitaan terkait awal pendaftaran, pengambilan nomor pasangan calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kampanye, hari pencoblosan, hingga penghitungan suara sangat penting agar masyarakat mau datang ke lokasi Tempat Pemungutan Suara (TPS).
“Kami berharap masyarakat datang berduyun duyun ke TPS menggunakan hak pilih untuk menentukan siapa Paslon Wali Kota dan Wakil Wali Kota untuk lima tahun ke depan,” kata Staf Kasie Intel Kejari Depok, Alfa Dera didampingi Kadiskominfo Depok, Manto Djorgi dan Komisaris KPU Depok, Fikri Tamau saat kegiatan ‘Peningkatan Pemahaman Hukum dan Optimalisasi Profesi serta Organisasi Kepemudaan dalam Mencegah Hoaks, Kampanye Hitam untuk Kesuksesan Pilkada Depok’ di Hotel Santika, Kamis (13/9/2024).
Menurut Alfa, sukses dan berhasilnya Pilkada Kota Depok tahun 2024 tidak lepas dari peranan semua lapisan masyarakat termasuk jajaran organisasi kepemudaan, organisasi massa, partai politik, kepemudaan hingga kalangan wartawan yang setiap saat memantau serta menyampaikan informasi terkait berita Pilkada di Depok.
Keberadaan generasi muda sekarang ini sangat menentukan pembangunan dan kemajuan pemerintan pusat. Terlebih Kota Depok yang menjadi harapan bagi masyarakat.
Pemilih pemula atau genersi muda sering kali belum memahami bahwa tindakan seperti pemalsuan dokumen atau menerima imbalan untuk meraih suara bakal salah satu Paslon adalah pelanggaran serius yang akan berujung keranah pidana.
Sehingga wajar bila literasi politik perlu diperkuat agar pemilih pemula atau generadi muda tidak terpengaruh dengan janji janji politik. Namun info yang disampaikan mampu menilai kualitas dan kapabilitas para Paslon yang secara obyektif dinilai masyarakat Depok.
Ditegaskannya, pendidikan politik bagi pemilih pemula atau generasi muda diharapkan dapat menjngkatkan kualitas demokrasi di Indonesia bahnan memahami terkait berita hoaks atau berita bohong yang kerap disampaikan melalui berbagai media sosial belakangan ini.
Sementara itu, Kadiskominfo Depok, Manto Djorgi, meminta dan berharap seluruh masyarakat Kota Depok terlebih generasi muda dan kalangan wartawan untuk menyampiakan informasi kaitan Pilkada Depok tahun 2024 dengan benar, penuh suka cita tanpa ada unsur sentimen pribadi, agama dan lainnya.
“Maka perlu peranan pemuda yang tergabung dalam Karang Taruna, wartawan PWI dan ITJI Depok untuk memberikan informasi yang valid atau benar,” tuturnya. (anton/fs)







Komentar