oleh

Revitalisasi dan Pembangunan Rupom Kali Apuran Cengkareng untuk Atasi Genangan di Empat Kelurahan

JAKARTA – Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi hilir Kali Apuran dan membangun rumah pompa (Rupom) di lahan sepanjang sekitar 100 meter.

Pelaksanaan fisik pengerjaan akan dilakukan setelah proses pembongkaran sebanyak 31 bangunan hunian warga RT 08/12 Kelurahan Kapuk, Kecamatan Cengkareng selesai.

Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Barat, Mustajab mengatakan, revitalisasi ini bagian dari upaya penanganan banjir oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.

Revitalisasi dan pembangunan rumah pompa ini akan mengatasi genangan di wilayah empat kelurahan yakni, Kelurahan Cengkareng Barat, Cengkareng Timur, Kedaung Kaliangke dan Kelurahan Kapuk.

“Setelah pembongkaran selesai akan dilanjutkan pemagaran, pekerjaan sipil dan baru pengerjaan pembangunan rumah pompa,” katanya, Selasa (27/10).

Selain pembangunan Rupom, revitalisasi juga akan memperlebar eksisting hilir Kali Apuran dari selebar sekitar 5 meter menjadi 7-10 meter sesuai kondisi trase. Lalu sepanjang 100 meter tepian kedua sisi kali akan dilakukan pemasangan sheetpile.

Dijelaskan Mustajab, nantinya Rupom Kali Apuran itu akan dilengkapi sebanyak 8 pompa. Masing-masing pompa memiliki kekuatan sekitar 1.500 liter perdetik.

Rupom Kali Apuran itu rencananya dibangun pada area bantaran Kali Cengkareng Drain tepat di outlet Kali Apuran. Nantinya, aliran air dari Kali Apuran akan dibuat empat kolom saluran Rupom.

Selanjutnya pada area lahan RT 08/12 Kelurahan Kapuk yang tengah dilakukan pembongkaran akan didirikan infrastruktur fasilitas pendukung genset. Di area outlet Kali Apuran menuju Rupom juga akan dibuatkan pintu air yang dilengkapi dengan saringan sampah.

Seluruh proses pembangunan ini diakui Mustajab membutuhkan waktu cukup panjang. Diperkirakan, seluruh proses pembangunan rampung dan Rupom Kali Apuran baru benar-benar bisa aktifkan sebagai infrastruktur pengendali banjir pada Desember 2027 mendatang.

“Sebagai mitigasi banjir selama masa pembangunan, pada puncak penghujan akhir 2026 atau awal 2027 nanti, Kami siapkan pompa mobile berkekuatan 1.000 liter perdetik,” tegas Mustajab.(ta)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *