oleh

Parkir di Tempat Terlarang, Puluhan Kendaraan Diderek Petugas Gabungan

POSKOTA.CO – Puluhan Kendaraan Roda (KR) 4 yang terparkir di bahu jalan dan pedestarian atau trotoar ditindak tegas dengan penderekan oleh petugas gabungan Lintas Jaya dan Suku Dinas (Sudin) Perhubungan Jakarta Pusat, Selasa, (8/9/2020).

Puluhan Kr 4 yang diderek petugas gabungan Jakarta Pusat ini karena melanggar Peraturan Daerah (Perda) nomor 5 tahun 2014 tentang transportasi.

Sementara itu, Kepala Seksi Operasional (Kasiops) Sudin Perhubungan, Jakarta Pusat, Syamsul Mirwan saat dihubungi POSKOTA.CO membenarkan, totalnya ada sebanyak 39 Kr 4 yang ditindak pada kegiatan penertiban hari ini antara lain, BAP Tilang 2 Kr, BAP Polisi 9 Kr, penderekan 17 Kr, Angkut Jaring 11 Kr.

Dijelaskan Syamsul Mirwan, dari 17 kr yang diderek meliputi 13 kr roda 4 yang terparkir di bahu jalan antara lain, 1 Kr di Jalan Kalibaru Barat, 1 Kr Jalan Pekan Raya, 2 Kr Jalan Rendani, 1 Kr Jalan Cideng Timur, 1 Kr Jalan Wahid Hasyim, 1 Kr Jalan Hos Cokroaminoto, 1 Kr Jalan Purorejo, 2 Kr Jalan Mardani, 1 Kr Jalan Jatibaru Raya, 1 Kr Jalan Tentara Pelajar, 1 Kr Jalan Suka Mulya. Sedangkan, 4 Kr roda 4 yang terparkir di trotoar juga diderek petugas antara lain 1 Kr di Jalan Pangeran Jayakarta, 1 Kr Jalan Kramat Raya Kenari, 1 Kr Jalan Raden Saleh, 1 Kr Jalan KH. Hasyim Ashari.

“Upaya penindakan penderekan menindaklanjuti laporan dari masyarakat juga merupakan kegiatan rutinitas sebagai efek jera bagi pelanggar yang parkir di tempat terlarang,” jelas Syamsul Mirwan melalui telepon.

Ia mengaku, kegiatan penindakan penderekan ini dilakukan rutin setiap hari di 8 wilayah kecamatan se Jakarta Pusat.

“Kami siapkan kendaraan derek berikut jajaran Lintas Jaya yang terdiri dari POM TNI dan Lantas. Selain itu, Sudinhub Jakpus juga secara rutin menyisir seluruh jalan-jalan protokol termasuk menyisir lokasi mangkal roda 2 dan 3 ditindak dengan Operasi Cabut Pentil (OCP) dan Jaring,” ucapnya sambil menambahkan, penindakan mengacu Perda nomor 5 tahun 2014 tentang transportasi. (van/sir)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *