DEPOK-Keberadaan dan kehadiran Organisasi Keluarga Besar Maluku Tenggara Raya (KBMTR) Kota Depok dua tahun belakangan ini telah berusaha keras ikut bersinergi dan membantu berbagai kegiatan positif untuk masyarakat banyak.
Namun keberadaan dan kehadiran mereka sebagai organisasi KBMTR di Kota Depok terkesan masih dianggap sebelah mata oleh pimpinan di Pemkot Depok, kata Ketua KBMTR, Rolis Yohanes Rahakbauw didampingi Ketua Panitia HUT ke 2 KBMTR Depok, Vince Rosmery di Balai Rakyst Depok I, Senin (30/10).
Selama dua tahun berdiri organisasi KBMTR terus berkomitmen untuk berkontribusi dalam pembangunan dan pemberdayaan masyarakat Maluku Tenggara yang menetap di wilayah Kota Depok.
“Masih terkesan kebearadaan kami dipandang sebelah mata namun tetap tidak mundur untuk terus membantu program pembangunan di Kota Depok,” ujarnya termasuk menghilang citra jelek di masyarakat sebagai kegiatan negatif atau ‘preman’ di masyarakat banyak.
Diakuinya, citra jelek atau tudingan negatif warga Maluku yang disbeut preman terus kami hilangkan dengan menunjukan jati diri bahwa pihaknya mampu membantu pemerintah khususnya Pemkot Depok dalam berbagai program pembangunan dan lainnya.
Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kota Depok, Lienda Ratnanurdianny, menyatakan harapannya bahwa KBMTR dapat semakin mempersatukan masyarakat Maluku yang tinggal di Depok. “Tentunya kolaborasi nernagai kegiatan termasuk masalah kuliner dan menjaga ketertiban maupun keamanan bersama,” tuturnya. (anton/fs)







Komentar